PANGKEP, BKM– Dari 17 titik kawasan pemukiman kumuh yang terkosentrasi di Pangkajene sebagai ibukota Kabupaten Pangkep. Sembilan diantaranya sudah masuk perencanaan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk ditangani.
OPD ini sudah mengalokasikan anggaran melalui APBD 2018 sebesar Rp 3 M lebih sebagai dana dalam menata kawasan pemukiman kumuh tersebut.
Hal ini dikatakan Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Pangkep, Muh Yusuf Genda saat dikonfirmasi, Rabu (21/2). Dari data yang ada, sekitar 17 titik lokasi kawasan permukiman yang tergolong kumuh di Pangkep dan terkosentrasi di perkotaan di Pangkajene.
“Pihak kami sudah memiliki perencanaan pembenahan untuk sembilan titik pemukiman kumuh dan dana yang disiapkan sekitar Rp 3 milyar,” kata Yusuf.
OPD Perumahan dan Kawasan Permukiman, kata Yusuf. Bukan hanya menangani kawasan permukiman kumuh. “Ada beberapa item yang juga menjadi leading sektor dari instansi kami, seperti penataan trotoar jalan, sanitasi, MCK, jalan setapak dan meterisasi lampu jalan, ” pungkasnya.
Yusuf juga menambahkan jika saat ini sedang mempersiapkan rencana penataan trotoar jalan. Terutama lebih awal kita tangani sepanjang 1 kilometer. “Meski begitu ada hal tertentu dari bagian trotoar itu merupakan kewenangan Balai Besar Jalan di Makassar, sehingga hal ini harus kami koordinasikan bersama instansi tersebut, ” Ucap Yusuf. (udi)