Site icon Berita Kota Makassar

Kejari Mamasa Temukan Sejumlah Proyek Asal Jadi

MAMASA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa menggelar sosialisasi dan penandatanganan perjanjian kerjasama serta pendamping hukum, Tim Pengawal Pengaman Pemerintah Pembangunan Daerah (TP4D) Kabupaten Mamasa, Senin pekan lalu lalu.
Kegiatan ini berlangsung di aula mini Kabupaten Mamasa. Pertemuan tersebut turut dihadiri Bupati Mamasa, Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Muhammadiya Mansyur, Kejari Mamasa, Tande, dan sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkab Mamasa.
Kepala Kejari Mamasa, Tande, menyampaikan, pihaknya telah menemukan beberapa pekerjaan proyek yang asal jadi. Ini diakibatkan tingkat pengawasan dari instansi terkait juga dari pihak DPRD sangat minim.
Tande memaparkan, berdasarkan hasil evaluasi kerja tahun anggaran 2016/2017, ditemukan beberapa proyek yang dikerjakan tidak karu-karuan. ”Sesuai hasil penelitian kami, proyek untuk tahun 2017, banyak yang tidak sesuai ketentuan. Salah satu contoh pembangunan pasar. Dari luar kelihatan bagus, tapi di dalamnya, tingkat penyelesaiannya kurang,” ungkap Tende
Selain pasar, juga ditemukan pekerjaan pembangunan transmigrasi yang asal jadi. Pada pembangunan tersebut, ada dua paket. Paket pertama 20 unit rumah dan yang kedua 50 unit rumah.
Namun, rumah yang 50 unit tersebut tidak sesuai harapan. Padahal, anggaran yang digunakan mencapai miliaran rupiah. Dengan demikian, harap Tande, instansi terkait agar berupaya semalsimal mungkin mengawasi setiap proyek pembangunan yang ada untuk menghindari benturan hukum. Juga diharapkan kepada pejabat pengguna anggaran untuk tidak mudah menandatangani perjanjian kontrak.
Sementara itu, Ketua DPRD Mamasa, Muhammadiyah Mansyur, mengungkapkan, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan tanggung jawab sebagai pengawas pembangunan.
”Kami juga sudah berupaya. Tapi mrmang kondisi alam di Mamasa yang tidak memungkinkan. Dimana, intensitas hujan tinggi, dan tanah yang labil sehingga proyek itu mudah rusak,” ungkapnya.
Senada itu, bupati Mamasa menegaskan, bagi pejabat pegguna anggaran agar betul-betul menggunakan anggaran sesuai porsinya demi pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Mamasa.
”Anggaran yang masuk di Mamasa itu selalu saya sampaikan kepada pihak dinas bahwa gunakan secara baik untuk pembangunan Kabupaten Mamasa,” pungkasnya.

Exit mobile version