MAMASA, BKM — Laskar kotak kosong (Koko) bertekad memenangkan pemilihan bupati (Pilbup) dan wakil bupati Mamasa periode 2018-2023 yang akan dihelat pada Juni 2018 mendatang.
Seperti diketahui, Pilbup Mamasa tahun 2018 ini masyarakat dihadapkan pada satu pasangan calon saja. Sehingga menjadi kontroversi dikalangan masyarakat dan membuat satu gerakan untuk melawan pasangan calon yang ada dengan alasan pembangunan yang digagas pemerintah sebelumnya hanya berjalan di tempat dan tidak ada kemajuan.
Ketua Presidium Laskar Koko Kabupaten Mamasa, David Bambalayuk, sekaligus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa dari Fraksi Partai Hanura, menyampaikan, pertemuan yang digagasnya merupakan pertemuan akbar rakyat Kabupaten Mamasa yang dikemas dalam kegiatan ‘Konsolidasi Demokrasi Rakyat Mamasa’.
”Pertemuan ini merupakan pencerahan bagi seluruh rakyat Mamasa, kalau betapa pentingnya sebuah demokrasi. Sebab kita ketahui bersama jika rakyat Mamasa sedang berduka atas kesewenang-wenangan orang yang tidak bertanggung jawab,” kata David saat menyampaikan orasi politiknya, di Lapangan Upacara Kabupaten Mamasa, Sabtu pekan lalu.
Menurutnya, di daerah lain terjadinya calon tunggal disebabkan tidak ada lagi kandidat lain yang mampu menyaingi prestasi calon tunggal tersebut. Namun sangat jauh berbeda yang terjadi di Mamasa. Dimana, di Mamasa banyak putera dan puteri terbaik Mamasa tetapi tidak diberi kesempatan untuk maju berkompetisi dengan cara memborong semua partai.
Selain itu, David menilai perlakuan tersebut merampas hak demokraski rakyat Mamasa dengan mengambil paksa hak kekuasaan di ‘Bumi Kondosapata’, Uai Sapalelean’.
Olehnya itu, David mengajak masyarakat berkomitmen memenangkan Koko. Karena jika yang memenangkan Pilbup nantinya adalah Koko, maka bupati Mamasa akan dipimpin carateker yang diangkat menteri dalam negeri (Mendgari). (dar/mir/c)
Laskar Koko Bertekad Menangkan Pilbup
