MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan, jika Masjid 99 Kubah yang dibangun di Kawasan Center Point of Indonesia (CoI) akan dilaunching Maret mendatang. Masjid ini diklaim sebagai masjid termegah di Asia.
“Masjid ini didesain oleh Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, yang sekarang maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat. Sementara dibangun, doakan akan launching awal Maret,” kata SYL, usai melaksanakan salat jumat di Masjid HM Asyik Jalan AP Petta Rani, Jum’at (23/2).
Rencananya, saat soft launching, masjid tersebut akan digunakan untuk salat jumat.
Masjid 99 Kubah yang dimulai pengerjaannya awal Mei tahun ini, diklaim sebagai salah satu masjid terunik di dunia, dan terbesar di Sulawesi karena mampu menampung 13.075 jamaah.
Total anggaran yang disiapkan untuk menyelesaikan masjid tersebut sekitar Rp170 miliar.
Anggaran yang disiapkan sebesar Rp170 miliar di APBD tahun ini pun dianggap masih kurang untuk merampungkan keseluruhan bangunan masjid. Sehingga pihaknya berencana akan kembali mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp110 miliar di APBD Perubahan 2018 mendatang.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Tata Ruang dan Cipta Karya, Andi Dharmawan Bintang membenarkan rencana tersebut. “Insya Allah sesuai instruksi Bapak Gubernur, ” ungkap Dharmawan, Jumat (23/2).
Saat ini, kata mantan Kepala Biro Humas dan Protokol itu, pihak pelaksana kegiatan sementara merampungkan pembangunan kubah besar dan kubah kecilnya.
“Kemungkinan pertengahan Maret. Kami usahakan, ” jelasnya.
Selain merampungkan kubah, juga diusahakan agar sudah terpasang mozaik untuk kubah utamanya.
Diharapkan Masjid 99 kubah ini nantinya menjadi salah satu pusat peradaban Islam di Kawasan Timur Indonesia.
Pemancangan tiang pertama bangunan masjid Center Point of Indonesia (CoI) atau Mesjid Asmaul Husna 99 Kubah dilakukan tepat pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Kawasan CoI, Kamis 1 Juni 2017 lalu.
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebelumnya mengatakan, hadirnya masjid ini diharap menjadi ikon Sulsel. Juga jadi simbol Sulsel daerah yang lebih maju, mandiri dan modern dalam bingkai kebersamaan negara kebangsaan Indonesia.
Masjid desain Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Berdasarkan master plan-nya nantinya akan difokuskan sebagai pusat kajian agama dengan berbagai fasilitas yang dimiliki. Selain kubahnya yang mencolok, masjid ini juga akan menampilkan air mancur yang bergerak dangan dukungan lampu warna-warni yang akan tampak indah di malam hari. (rhm)
