Site icon Berita Kota Makassar

Senin, Gubernur Kukuhkan Pjs Jeneponto

MAKASSAR, BKM — Sempat tertunda karena sebuah persoalan, menurut rencana Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Jeneponto akan dikukuhkan, Senin (26/2).
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya merampungkan SK penunjukan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jeneponto.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, Asmanto Baso Lewa resmi ditunjuk sebagai Pjs Bupati Bone.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, Jum’at (23/2). Untuk pengukuhannya sendiri akan dilakukan hari Senin mendatang.
“Sudah ada persetujuan Kemendagri, Insya Allah Senin akan dilantik. Persetujuan sudah ada melalui Dirjen Otonomi Daerah,” kata Ashari di Kantor Gubernur Sulsel.
Terkait masalah penggantian yang ada, di mana sebelumnya Hasan Basri Ambarala yang ditunjuk menjadi Pjs Bupati Jeneponto, Ashari enggan mengomentarinya. Termasuk untuk persyaratan pengangkatan Pjs Bupati.
“Saya tidak bisa berbicara soal persyaratan itu ranah Kementerian. Yang jelas SKnya sudah ada dan saya terima,” jelasnya.
Sebelumnya, tiga Pjs Kepala Daerah di Sulsel telah dikukuhkan. Mereka adalah Andi Arwin Azis (Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah) menjabat Pjs Wali Kota Palopo, Andi Bakti Haruni (Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan) Pjs Bupati Bone dan Lutfie Natsir (Kepala Inspektorat) Pjs Wali Kota Parepare.
Sementara itu, Asmanto yang dihubungi kemarin mengaku siap menjalankan amanah. Terutama mengawal pelaksanaan Pilkada 2018 mendatang.
Terlebih berdasarkan catatan kepolisian, Pilkada Jeneponto masuk dalam zona rawan atau merah. Namun demikian, Kepala Kesbangpol Sulsel ini akan berupaya agar pelaksanaan Pilkada tetap aman dan terkendali.
“Kita akan ajak semua komponen, baik pasangan calon, tokoh adat dan masyarakat untuk menjawab tantangan tersebut. Termasuk jajaran pemerintah, TNI dan Polri,” katanya.
“Saya ingin mengajak untuk menjaga bersama Jeneponto ini. Agar zona merah ini bisa kita jawab, bahwa Jeneponto bisa hijau,” lanjutnya.
Salah satu tantangan yang akan dihadapi Asmanto adalah semua petinggi di Jeneponto maju dalam Pilkada. Mulai dari bupati, wakil bupati, sekda, ketua DPRD hingga wakil ketua DPRD.
Terkait hal ini, dirinya memberikan garansi jika pelayanan pemerintahan dan pembangunan akan tetap berjalan. Sebab masyarakat akan merasa tenang dan aman jika terayomi.
“Semuanya maju ini menunjukkan masyarakat Jeneponto paham demokrasi. Banyak pilihan harus kita beri apresiasi. Apalagi masyarakat Jeneponto sangat menjunjung tinggi persaudaraan dan silaturahmi,” pungkasnya. (rhm)

Exit mobile version