MAKASSAR, BKM–Menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru 2018, Universitas Hasanuddin menetapkan daya tampung mahasiswa baru program sarjana tahun akademik 2018/2019. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Unhas mengubah komposisi prosentasi untuk penerimaan melalui Jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Jalur Mandiri.
Kepala Unit Humas dan Protokoler Universitas Hasanuddin,
Ishaq Rahman menegaskan, Unhas menetapkan daya tampung sebesar 7.076 kursi untuk mahasiswa baru 2018/2019 yang tersebar pada 60 program studi S1. Adapun proporsi daya tampung adalah, SNMPTN 35 persen atau 2.466 kursi, SBMPTN 45 persen atau 3.168 kursi serta Jalur Mandiri 20 persen atau 1.442 kursi.
“Sesuai jadwal Panitia Pusat SNMPTN/SBMPTN, pendaftaran seleksi mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN telah dimulai sejak tanggal 21 Februari 2018. Sementara pendaftaran Jalur SBMPTN sendiri akan dimulai pada 5 April 2018,” ujar Ishaq, kepada BKM melalui rilisnya, kemarin.
Hal lain yang perlu diperhatikan, tambah Ishaq, adalah Jalur Mandiri Unhas ini telah mencakup seluruh penerimaan Jalur Mandiri, meliputi Jalur Non Subsidi, Jalur POSK, dan Jalur Kelas Internasional. Pada tahun sebelumnya, daya tampung untuk jalur ini masing-masing terpisah.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terdapat perbedaan proporsi daya tampung untuk jalur-jalur penerimaan mahasiswa baru Unhas, yaitu Jalur SNMPTN dan SBMPTN masing-masing sebesar 35 persen dan jalur Mandiri sebesar 30 persen, katanya. (rls)
Unhas Tetapkan Daya Tampung 7.076 Mahasiswa Baru
