Site icon Berita Kota Makassar

50,47 Hektare Reklamasi CoI Diserahkan ke Pemprov

MAKASSSAR, BKM — Pihak Ciputra Yasmin rencananya melakukan grand launching reklamasi Centre Point of Indonesia (CoI), Maret mendatang.
Saat ini, progres reklamasi sudah mendekati 100 hektare, sesuai target yang harus diselesaikan pada tahap I.
Rencananya, grand launching tersebut akan dilakukan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sebelum mengakhiri masa jabatannya.
Berdasarkan perjanjian, dari total luas lahan yang direklamasi, Pemprov Sulsel akan mendapat ‘jatah’ seluas 50,47 hektare. Namun, untuk tahap I, pemprov baru akan diberi 30 hektare.
Ternyata, rencana tersebut mendapat penolakan dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
Dimintai komentarnya seputar persoalan itu belum lama ini, Syahrul menegaskan, pihak Ciputra harus menyerahkan lahan 50,47 hektare berdasarkan aturan dan perjanjian yang telah disepakati.
“Dari mana dapat infonya? Nggak boleh, Harus semuanya. Tidak boleh 30 hektare. Aturannya harus sesuai perjanjian, ” ungkap Syahrul.
Lebih jauh orang nomor satu itu mengemukakan, sebenarnya dia belum mendengar ada rencana grand launching reklamasi kawasan CoI Maret mendatang. Karenanya, dia tidak mau terlalu banyak berkomentar.
Sebelumnya, penanggung jawab reklamasi kawasan CoI, Soeprapto Budisantoso menjelaska, jika proses reklamasi berjalan sesuai rencana. Kendati di awal pekerjaan ditemukan sejumlah kendala.
Sejauh ini, ungkapnya, pihak pelaksana kegiatan yang mengerjakan penimbunan di kawasan CoI sudah hampir menyesaikan tahap pertama reklamasi.
Dia melanjutkan, rencananya, grand launching lahan CoI tersebut akan dilaksanakan Maret mendatang.
“Rencananya begitu. Lahan sudah terbentuk dan bagian untuk Pemprov siap diserahkan sesuai kesepakatan, ” ungkap Soeprapto.
Mantan Kadis Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sulsel itu menjelaskan, untuk tahap pertama, akan diserahkan lahan reklamasi seluas 30 hektare ke pemprov. Sisanya akan diserahkan secara bertahap menunggu beberapa prosedur.
Dari total 100 hektare yang dirampungkan tahap pertama, 70 hektare rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan fisik proyek residensial Citraland City Losari.
Sementara itu, GM Ciputra Yasmin Tony Kustono membenarkan jika Maret mendatang, reklamasi CoI tahap pertama akan digrand launching. Namun grand launching yang dimaksud dalam artian memperkenalkan secara menyeluruh kawasan reklamasi yang diberi nama Citra Land Losari.
Sebenarnya, kata Tony, untuk aktifitas penimbunan yang dilakukan pihak Boskalis, sekitar 100 hektare sudah rampung. Namun, aktifitas seperti pemadatan dan finishing lainnya masih berproses. Menurut rencana, reklamasi CoI yang direncanakan berbentuk burung garuda. Nah, bagian yang cukup detail harus dikerjakan adalah kepala burung garuda dan sayapnya.
Dia melanjutkan, pihaknya tetap konsentrasi untuk merampungkan 50,47 hektare kawasan CoI yang akan menjadi milik Pemprov Sulsel. Namun, karena 20 hektare lebih masih butuh finishing atau ceklist, maka yang siap diserahkan di tahap pertama sekitar 30 hektare.
“Kita tetap prioritaskan penyelesaian luas lahan reklamasi untuk Pemprov Sulsel. Namun saat ini memang baru 30 hektare yang sempurna. 20 hektare lebih masih butuh ceklist atau finishing,” ungkap Tony.
Untuk lahan yang menjadi ‘jatah’ Ciputra, akan dikomersilkan. Selain akan dijadikan kawasan perumahan, juga untuk area perkantoran hingga bisnis. (rhm)

Exit mobile version