Site icon Berita Kota Makassar

Ditanya Soal Tahapan Lelang Jabatan, BKPSDM Gowa Hindari Wartawan

GOWA, BKM — Proses lelang jabatan yang mulai dibuka dan kini dalam tahapan assesment calon peserta, diikuti sedikitnya 18 orang dari kalangan ASN khususnya eselon II dan III. Tahapan assesment yang digelar di UNM, sejak Rabu (28/2) itu kini memasuki hari kedua.

Sejumlah pejabat asal Gowa telah mendaftarkan diri untuk ikut termasuk sejumlah pejabat dari luar Kabupaten Gowa turut ikut menjajal kompetensinya untuk bisa masuk dalam daftar pejabat tang akan duduk pada jabatan eselon II yang tengah lowong.

Ada empat jabatan eselon II di lingkup Pemkab Gowa yang lowong yakni jabatan Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis Tenaga Kerja fan Transmigrasi serta posisi Staf Ahli Bupati.

Lelang jabatan ini mulai dibuka Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan secara resmi pada 5 Februari 2018 lalu. Dan kini tengah memasuki proses assesment yang dipusatkan di Universitas Negeri Makassar (UNM).

Dari pantauan media terkait para peserta lelang jabatan ini diketahui jumlah peserta sebanyak 18 orang. Satu diantaranya diketahui adalah ASN yang berasal dari Kabupaten Bone.

Adanya pejabat peserta dari luar Pemkab Gowa memang sengaja dibuka oleh Bupati Gowa. Seperti dikatakan Bupati Adnan Purichta Ichsan di sela pelantikan pejabat eselon III dan IV pada 5 Februari lalu.

Menurut Adnan, lelang jabatan ini dibuka secara umum sehingga siapapum dan pejabat dari manapun dia bisa ikut mendaftar termasuk pejabat dari Jakarta maupun dari wilayah timur di luar Sulawesi.

“Iya lelang jabatan ini terbuka untuk siapa saja yang merasa bersyarat untuk mengikutinya, disilahkan mendaftar. Biar dia dari Jakarta, silahkan sepanjang dirinya sudah bersyarat untuk ikut,” kata Adnan kepada media di Baruga Karaeng Galesong Pemkab Gowa saat itu.

Bupati Adnan juga mengatakan, dalam proses assesment ini pihaknya menggandeng UNM untuk tahap pertama dan Unhas untuk tahap akhir.

Sayangnya saat ditanya soal rangkaian tahapan lelang jabatan, pihak yang berwenang menangani proses ini yakni Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa terkesan menghindari wartawan.

Bahkan Kepala BKPSDM Gowa, Chaerul Natsir yang dihubungi mengarahkan ke Kepala Bidang Mutasi yang menanganinya.

“Iye saya lagi di luar ini. Ke kepala bidang nya saja, ibu Ica (Aisyah) karena dia yang lebih tahu semua data-datanya,” kata Chaerul Natsir saat dihubungi via Ponselnya, Kamis (1/3/2018) pukul 10.59 Wita.

Sementara Kabid Mutasi BKPSDM Gowa, Aisyah yang turut dihubungi via ponselnya juga sempat menghindar.

“Soal assesment baiknya konfirmasi langsung saja ke Kepala Badan karena beliau lebih tahu. Karena saya lagi di jalan, dan inikan masih assesment, seharusnya hubungi saja kepala badan,” kata Aisyah. (saribulan)

Exit mobile version