LUWU, BKM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu kembali menggelar reses di bulan Maret 2018 sebagai bahan evaluasi masa sidang Pertama.
Ketua DPRD Luwu Andi Muharir menjelaskan, masa reses tahun ini untuk melakukan evaluasi atas berbagai hasil program dari jajaran eksekutif dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu.
“Jadi DPRD Luwu kembali turun reses di bulan Maret 2018. Ini reses masa sidang pertama,” kata Andi Muharir Kamis (1/3/2018).
Dijelaskan Andi Muharir, reses DPRD Luwu merata di daerah pemilihan (Dapil) I, II, III dan dapil IV. Seluruh program dari pemkab Luwu kita evaluasi apakah sudah tepat sasaran atau belum.
“Kita di dewan memastikan apakah program yang dilaksanakan sudah sesuai kebutuhan masyarakat. Dan yang paling penting harus pro rakyat,” ujar politisi Partai Golkar Luwu ini.
Ia menjelaskan, untuk tahun 2018 sampai awal Maret ini Pemkab Luwu belum mendorong Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) untuk di bahas, dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
“Kami masih menunggu Ranperda dari Pemkab Luwu, sampai awal Maret belum satupun di dorong masuk,” papar Muharir
Dia berharap saat reses nanti, elemen masyarakat dapat memberikan konstribusi dalam bentuk saran kepada legislatif sebagai bahan evaluasi.
“Kita ingin ada kontribusi saran dari elemen masyarakat Luwu saat masa reses berlangsung,” cetus Andi Muharir (irwan musa)
