MAKASSAR, BKM — Dukungan masyarakat kepada pasangan Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 2, H Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo terus bertambah. Kali ini dari kelompok masyarakat yang tergabung dalam Tim Relawan Rajawali.
Kamis (1/3/2018), mereka mengundang Agus Arifin Nu’mang untuk mengukuhkan sekaligus memberikan arahan. Pengukuhan dilakukan di Sudiang, Kecamatan Biringkanaya.
Ketua Tim Relawan Rajawali, Haji Ibrahim, sebelum dikukuhkan mengungkapkan alasan mendukung dan siap memenangkan Agus-Tanribali.
Yang utama, kata dia, sosok Agus Arifin Nu’mang sabar dan rendah hati.
“Sulit menemukan pejabat yang karakternya seperti Pak Agus Arifin Nu’mang,” kata tokoh masyarakat Sudiang ini.
Selain itu, kata dia, Agus sosoknya sangat disiplin. Ia selalu hadir di acara atau menghadiri undangan tepat waktu.
“Beliau juga cerdas dan konsisten. Keahlian beliau memang perencana pembangunan. Apa yang dihasilkan dan dirasakan masyarakat Sulsel sepuluh tahun terakhir adalah bagian dari pemikiran dan kerja-kerja Agus sebagai Wagub mendampingi Pak Syahrul,” ujarnya.
Kelebihan lain dari Agus Arifin Nu’mang adalah bersih. Terbukti, selama memimpin, baik di legislatif maupun eksekutif, Agus tidak pernah tersangkut masalah hukum. “Itu karena Agus Arifin Nu’mang adalah pemimpin bersih. Itulah alasan kami mendukung pasangan ini,” tegasnya.
Agus dalam sambutannya mengatakan, dirinya bersama Tanribali mencalonkan di Pilgub Sulsel 2018 karena ingin mengabdi.
“Saya bersama Pak Tanribali ingin melanjutkan pembangunan,” katanya.
Agus menambahkan, pemerintah sudah mengatur, pemerintah provinsi hanya berwenang mengatur SMK dan SMA.
Karena itu, salah satu programnya adalah SMK Unggulan Gratis Langsung Kerja. Program ini diharapkan bisa mengurangi pengangguran.
Ia mencontohkan, SMK Unggulan gratis langsung kerja ini misalnya, di daerah Sudiang karena dekat bandara, dibangun SMK Penerbangan. Siswanya akan diarahkan untuk menguasai keterampilan terkait kebandaraan.
“Nanti siswa-siswinya dikerjasamakan dengan Angkasa Pura agar mereka direkrut sebagai pegawai,” jelas mantan Ketua DPRD Sulsel ini. (*)