Site icon Berita Kota Makassar

NH-Aziz, Kandidat Tanpa Cukong

MAKASSAR, BKM — Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), menjamin terbebas dari cukong dalam urusan biaya suksesi politik.

Pasangan ini menyatakan ini bersih dan tanpa intimidasi dalam membuat kebijakan jika terpilih nantinya.

Menurut NH, pelibatan cukong dalam membiayai suksesi politik akan berbuntut panjang. Bahkan, kandidat akan terbebani dalam mengambil keputusan atau kebijakan.

“Sedari awal, saya tegaskan tidak mau dan tidak boleh ada cukong. Itu karena pasti akan ada budi dan nantinya korupsi,” kata Nurdin Halid.

NH mengungkapkan, seluruh biaya kampanye politik NH-Aziz pada Pilgub Sulsel 2018 berasal dari dana pribadi.

Tidak ada sepeser pun sumbangan dari cukong ataupun pemodal. NH-Aziz, akan mandiri dalam menentukan arah kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat Sulsel.

NH juga tidak menampik bahwa dirinya merupakan calon gubernur terkaya di Indonesia. Merujuk data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait laporan harta kekayaan pejabat negara alias LHKPN, kekayaan NH menembus Rp167.869.362.322. Disusul Nurdin Abdullah (Rp53.156.661.408), Ichsan Yasin Limpo (Rp20.053.239.174) dan Agus Arifin Nu’mang (Rp7.009.514.828).

Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi pun pernah menegaskan agar pelaksana pilkada dapat berlangsung jujur dan adil. Komitmen para kandidat diharapkan dapat mewujudkan Pilgub Sulsel yang bersih dan damai.

“Kami sejak awal meminta komitmen para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel untuk menolak dan melawan politik uang dan politisasi SARA,” ucap Laode. (**)

Exit mobile version