WAJO, BKM — Tiga orang sindikat penipuan asal Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo Tajuddin ( Asriyadi dan Mabrur diringkus polisi usai mencatut nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam menjalankan aksinya.
Tiga tersanka ditangkap secara terpisah oleh tim BKO PMJ AKP Dwi Yanuar bersama Tim Jatanras Polda Metro Jaya dan Timsus Polda Sulsel. Sabtu (3/3) dinihari.
Ketiga pelaku selain melakukan penipuan melalui media elektronik dan online, juga mengakui mengkonsumsi sabu sambil melancarkan aksinya.
Menurut polisi, demi menyakinkan korbannya mereka mengaku sebagai Kapolri dengan memanfaatkan Aplikasi Friend Search For WhatsApp (WA) mencari nomor-nomor secara acak dengan menggunakan aplikasi WA.
Usai mendapatkan nomor korban, pelaku mengirim pesan seolah-olah penerima pesan mendapat hadiah. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku menyertakan dalam pesan tersebut ada tautan / link ke Blogspot yang sudah pelaku persiapkan dengan dibantu oleh rekanya yang masih dalam pengejaran petugas.
Ditangan pelaku polisi berhasil menyita uang tunai 5 juta, 5 buah laptop berbagai merk, 8 buah modem, 31 buah ponsel berbagai merk, 10 simcard diluar HP, 4 Kartu Atm BRI dan 1 buah Dompet.
Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Sigit membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan pihak Polda Metro Jaya bersama Polda Sulsel. “Saya tidak bisa memberikan keterangan lengkap. Karena itu kewenangan Jatanras dan Polda sulsel, “jelasnya.(*)
Catut Nama Kapolri, Tiga Penipu Digulung
