SOPPENG, BKM — Sebanyak 100 penyuluh agama dari Kementerian Agama Kota Makassar kunjungan di kabupaten Soppeng, Sulsel.
Mereka memilih berkunjung ke kabupaten Soppeng, khusus untuk melihat program Magrib Mengaji yang sudah 10 tahun, hingga saat ini tetap berjalan dengan baik.
“Luar bisa ini Soppeng, selain pembangunan infrastrukturnya, SDM dan kegiatan keagamaannya sangat kuat. Apalagi program Magrib Mengaji, sudah 10 tahun eksis sampai sekarang,” kata Shaifullah Rusmin ketua rombongan penyuluh agama Makassar, Minggu (4/3/2018).
Shaifullah yang juga Ketua Pokjaluh Kementerian Agama Kota Makassar mengagumi antusias jamaah yang memadati masjid Raudatul Muttahidin Lebbae Desa Timusu, kecamatan Liliriaja, Soppeng.
“Coba lihat, tidak kurang dari seribuan orang yang datang mengikuti Magrib Mengaji, saking banyaknya jamaah sampai ada yang berada di luar masjid. Ini sungguh luar biasa,” ucap Shaifullah.
“InsyaAllah, program Magrib Mengaji ini kita akan terapkan di Kota Makassar, ini patut dicontoh,” ujarnya.
Sementara yang mewakili Kepala Kementerian Agama Kabupaten Soppeng H. Ambo Aco menjelaskan bahwa program Magrib Mengaji ini sudah meluas hingga ke pelosok daerah Soppeng. Setiap hari, jamaahnya terus bertambah.
“Program Magrib Mengaji ini sudah berjalan 10 tahun, dan sudah tersebar di seluruh kecamatan, kelurahan mauapun di pedesaan. Yang konsisten dan paling banyak jamaahnya adalah Desa Timusu,” kata H Ambo Aco.
Pada kegiatan Magrib Mengaji di Desa Timusu, panitia menghadirkan Mubaliq kondang dari Kabupaten Barru yakni Syamsul Bahri SAg MAg yang juga Kepala TU Kementerian Agama Barru. (firdaus)
