Site icon Berita Kota Makassar

NH Tegaskan Pembinaan SDM Sulsel Berbasis Spiritual

MAKASSAR, BKM — Calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid mengunjungi kediaman salah satu elit PPP Sulsel kubu Djan Faridz, Arifuddin Lewa di Jalan Langgau, Kecamatan Bontoala, Makassar, Selasa (6/3/2018).

Kehadiran NH ke kediaman pria yang kerap disapa Ustad Arle ini dilakukan dalam rangka silaturahmi bersama komunitas dai, hafidz, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar menegaskan komitmen berpasangannya atas visi yang sejalan.

Visi tersebut ialah pembangunan melawan ketidakadilan dan kesenjangan demi mensejahterakan rakyat Sulsel.

Namun, tak kalah pentingnya ialah pembangunan Sulsel berbasis nilai spiritual. Baginya, perkembangan pesat tetap harus diimbangi oleh nilai agama dan kearifan lokal.

“Kalau mau lihat Sulsel maju dengan tetap mengindahkan nilai-nilai agama, maka harus bekerja untuk NH-Aziz,” ujarnya.

Sejumlah program pembinaan spiritual menjadi bentuk komitmen NH-Aziz. Di antaranya ialah program perbaikan toilet dan tempat wudhu masjid.

Apabila itu terwujud, lanjut NH, jamaah masjid akan dapat lebih khusyuk dalam beribadah.

“Ini juga menjadi usulan dari Pak Djan Fardiz. Komitmen untuk perbaikan rumah ibadah ini sudah secara resmi dimasukkan sebagai program dan disetor ke KPU,” terangnya.

Selain itu, NH-Aziz juga turut memprogramkan pembangunan rumah Alquran di setiap desa. Program ini diusung untuk mengentaskan buta aksara Alquran bagi warga Sulsel.

Sehingga, masyarakat dapat lebih mendalami ilmu agama lewat pembelajaran baca Alquran, hafidz, dan ilmu fiqih.

“Saya sudah bersepakat bersama Ustad Aziz. Di setiap kampung ada rumah Quran. Jadi, kita juga butuh enam ribu guru mengaji. Tiga ribu guru mengaji umum dan tiga ribu khusus untuk hafidz Alquran,” tegasnya. (*)

Exit mobile version