MAKASSAR, BKM — Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel melakukan pemeriksaan terhadap Chief Executive Officer (CEO) Abu Tours Muhammad Hamzah Mamba, Rabu (6/3). Bersama istrinya, Hamzah dicecar pertanyaan seputar pengelolaan dana jamaah umrah rekrutan perusahaan yang dipimpinnya. Pemeriksaan berlangsung secara tertutup dan terpisah di ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan pemeriksaan terhadap CEO Abu Tours dan istrinya bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan travel tersebut. Termasuk pertanggungjawabannya.
“Keduanya diperiksa untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan travel, sehingga tidak memberangkatkan calon jemaah umrah. Yang bersangkutan juga diminta penjelasan bagaimana cara supaya bisa pertanggungjawabkan uang jamaah,” jelas Dicky Sondani, Rabu (7/3).
Dicky menerangkan, sebelumnya penyidik juga telah memeriksa saksi dari kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel. Petinggi Abu Tours lainnya juga sudah dimintai keterangannya.
Seperti direktur promosi, manajer keuangan, manajer manifest, dan manager HRD. Penyidik juga sudah memeriksan mantan direktur keuangan, mantan direktur distrik manager dan dua wiraswasta PT Abu Tours.
Hingga saat ini, sebut Dicky, sudah ada sekitar 11 saksi yang telah diperiksa terkait kasus dugaan penipuan dana jamaah di Abu Tours. Penyidik Ditkrimsus Polda Sulsel akan berkoordinasi dengan Ditkrimsus polda lainnya. Hal ini mengingat ada ribuan jamaah Abu Tours yang belum diberangkatkan di wilayah lain di luar Sulsel. (mat/rus)
Bos Abu Tours dan Istri Dicecar Soal Dana Jamaah
