MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar kembali mempertanyakan izin Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), proses pengurusan Keterangan Rencana Kota (KRK) dan saluran Pembuangan air di project bersama Ciputra dan FKS Land, Citraland Tallasa City.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi A DPRD Makassar, Abdi Asmara saat melakukan peninjaun di proyek pembangunan Tallasa City di Jalur Lingkaran Barat, Kapasa, Tamalanrea. “Saya tinjau di lokasi ini, karena mereka melakukan penyedotan air di empang dan dibuang di muara sungai sehingga kemarin air di sungai meluap ditambah curah hujan yang tinggi. Selama 30 tahun warga tinggal disana tidak pernah banjir,” ungkapnya di Tallasa City Makassar, Rabu (7/3).
Legislator Fraksi Demokrat ini meminta diperlihatkan dokumen amdal tersebut agar pembangunan Tallasa City seluas 70 Hektar ini menjadi jelas ke masyarakat. Kata Abdi, pihak pengembang Citraland Tallasa City juga segera menyerahkan dokumen fasum fasos ke pemerintah kota.
“Harus segera diserahkan lebih awal, agar lebih jelas. Selain itu pembangunan resapan air juga harus jelas ke masyarakat agar tidak ada yang dirugikan,” katanya.
Hal senada dikatakan Lisdayanti Sabri, Legislator Gerindra. Ia memastikan agar dana CSR pihak Ciputra dan FKS Land, Citraland Tallasa City menjadi jelas walaupun dana itu dari pusat tetapi harus disalurkan di bidang pendidikan di Kota Makassar.
“Kalau saya menanyakan soal CSR nya. Persoalan resapan air tentu harus dipikirkan cepat oleh pengembang sebelum membangun,” ucapnya.
Menanggapai itu, General Manager Citraland Tallasa City, Timotius Iwan Arianto menjelaskan bahwa mereka siap menyerahkan dokumen yang diminta oleh dewan dan siap terbuka mengenai izin yang dimiliki ke publik.
“Amdal ada. Cuma kita tidak simpan arsip aslinya. Kita cuma butuh waktu untuk mengambil. Sebelum dibangun kita sudah lengkapi itu semua. Jadi kita tidak berani macam-macam untuk mengambil tindakan selebar itu. Nnti kita akan lengkapi datanya,” akunya.
Ia juga mengakui, untuk resapan air buangan di sungai, Pihak Citraland sendiri telah membangun resapan itu dalam waktu dekat. Menginggat pengerjaannya perlu di pikirkan secara matang. “Kita sudah siapkan. Bisa diliat aliran air yang disana mengalir ke anak sungai. Nanti kita buatkan jalan dulu sesuai yang dibangun,” jelasnya.(ita)
Legislator Kembali Pertanyakan Amdal Tallasa City
