Site icon Berita Kota Makassar

Enam Rumah Terancam Ambruk

ENREKANG, BKM — Warga Desa Batu Noni, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang kini diliputi takut akan ancaman bencana tanah longsor. Beberapa titik di wilayahnya terjadi pergerakan tanah.

Bukan hanya ruas jalan yang menghubungkan antardesa terputus, enam rumah milik warga juga rawan ambruk.
Kasi Rekonstruksi BPBD Enrekang, Usman mengakui longsor di desa tersebut sudah terjadi beberapa kali. Terakhir terjadi 4 Maret lalu. Dampaknya adalah terputusnya jalan desa karena tertimbun material longsor.
“Selain curah hujan tinggi, longsor diakibatkan oleh faktor fisik dan mekanis tanah yang labil dan selalu bergerak,”ujar Usman kepada BKM, Kamis (8/3).
Selain itu, saluran air bawah jalan menyebabkan jalan dan tebing serta pemukiman warga bergerak sepanjang 50 meter dan lebar 15 meter dengan ketinggian antara 5 hingga 15 meter.
“Yang paling parah enam rumah milik warga terancam ambruk karena tanahnya bergerak. Dua rumah sudah dipindahkan. Sementara pemililik empat rumah memilih bertahan, meski sebagian tiang rumah sudah tergantung,” jelas Usman.
Untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan, BPBD Enrekang bersama warga melakukan penimbunan dan pemasangan krip dari bambu yang dipancang sepanjang tebing.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Enrekang, Benny Manjsur menghimbau masyarakat agar waspada terutama saat hujan. (her/b)

Exit mobile version