LUWU, BKM — Sebanyak 66 anggota PPK dan 681 anggota PPS yang akan bertugas pada Pemilu 2019 di kabupaten Luwu dilantik oleh Ketua KPU Luwu, Abdul Thayyib, di Gedung Simpurusiang, Kelurahan Senga, Belopa, Jumat (9/3/2018).
Pelantikan PPK dan PPS di saksikan empat komisioner KPU Luwu lainnya yakni dari Divisi SDM dan Parmas, Adly Aqsha, Divisi Perencanaan Program dan Data, Zulkifli, Divisi Teknis, Suhaeb, dan Divisi Logistik, Istantia, serta Sekretaris KPU Luwu Andi Darmawangsa.
Dihadapan anggota PPK dan PPS yang dilantik, Ketua KPU Luwu, Abdul Thayyib menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penyelenggara yang lolos pada Pemilu 2019.
Ia meminta kepada para penyelenggara yang baru saja dilantik untuk senantiasa menjaga kekompakan serta menjaga integritas dan mematuhi kode etik sebagai penyelenggara Pemilu 2019 mendatang.
“Saya minta kepada para PPK dan PPS dalam menjalankan tahapan Pemilu 2019 nantinya agar terus menjaga kekompakan, sehingga tahapan Pemilu 2019 nantinya bisa berjalan sukses, kondusif dan yang paling penting adalah menjaga intrgritas,” ucap Thayyib.
Abdul Thayyib berharap agar Anggota PPK dan PPS betul-betul menjalankan sumpah yang telah diucapkan serta mematuhi pakta integritas yang telah dibacakan.
“Sebisa mungkin anggota PPK dan PPS senantiasa memperbaiki niat dan hatinya selaku peyelenggara Pemilu, jangan sampai niatnya goyah sehingga integritas PPK dan PPS diragukan masyarakat,” pesannya.
Dalam menjalankan pekerjaan, kata dia belum tentu bisa semua sempurna termasuk dalam tahapan ini. Karena kita ini hanya manusia biasa yang tak luput dari keselahan, tetapi kita harus terus menjaga sumpah serta integritas penyelenggara, serta niat harus terus kita perbaharui.
“Dalam menjalankan tahapan Pilkada dan Pemilu ini, anggota PPK dan PPS bukan hanya di awasi Panwaslu, masyarakat, Paslon, akan tetapi di awasi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandasnya.
Ia meminta anggota PPK dan PPS yang sudah dilantik agar menjalankan amanahnya dengan sebaik-baiknya, menjaga integritas, serta senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kelancaran amanah yang di emban. (irwan musa)
