MAKALE, BKM–Sejumlah proyek tahun anggaran 2017 lalu tidak selesai tepat waktu, membuat pimpinan dan anggota DPRD Tana Toraja sepakat melakukan kunjungan kerja ke proyek yang ditengarai bermasalah.
Kunjungan kerja sekaligus bentuk evaluasi asas manfaat pembangunan 2017, sebelum turun lapangan tiga komisi DPRD Tana Toraja melakukan rapat kerja dengan OPD mitra kerjanya selama dua hari (8-9/3) guna mendapatkan informasi dan data akurat, terang anggota komisi tiga Luther Sampe Patasik kepada “BKM” Jumat (9/3).
Legislator fraksi PDIP ini menjelaskan, kunjungan kerja dimulai pekan depan Senin (12/3) sampai selesai dan akan dibagi tiga wilayah.
Wilayah Barat yang terdiri dari delapan kecamatan dikoordinir Wakil Ketua Andareas Tadan, wilayah tengah enam kecamatan Wakil Ketua Kendek Rante, serta Wilayah Timur, lima kecamatan Ketua DPRD Welem Sambolangi.
Luther S.Patasik menegaskan, laporan masyarakat diterima pihak dewan, wajib ditindaklanjuti sebagai wujud dari fungsi pengawasan legislatif serta tata kelola pemerintahan dan proses pembangunan.(agus)
