Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Soppeng: Pemprov Kurang Perhatian dan Tidak Beretika

SOPPENG, BKM — Bupati Soppeng HA Kaswadi Rasak membuka Musyawarah perencanaan pembangunan (Muarenbang) Tingkat Kabupaten Soppeng, Sulsel, Senin (12/3/2018).

Musyawarah tahunan tersebut dihadiri staf ahli Bidang Pemerintahan DR Abd Haris mewakili Gubernur Sulsel dan sejumlah pimpinan SKPD Pemprov Sulsel.

Dalam sambutannya, Abdul Haris mengatakan, selama kepemimpinan Kaswadi Rasak bersama Supriansa di kabupaten Soppeng, pergembangan daerah ini cukup pesat, maju dan berkembang.

Salah satu indikatornya, pertumbuhannya bagus, dari 5 % naik menjadi 8 %. Tentu pertumbuhan yang signifikan ini jarang di daerah lainnya di Indonesia.

Sementara Bupati Soppeng HA Kaswadi Rasak saat membuka Musrengbang, menyampaikan beberapa unek uneknya salama memimpin Soppeng.

Dihadapan para pejabat Pemprov, Kaswadi “Curhat”, dia merasa Pemerintah Provinsi Sulsel kurang memperhatikan Soppeng. Selama ini, kata dia, apa yang menjadi kewenangan Provinsi di daerah khususnya di Soppeng tidak maksimal.

Ini bisa dilihat banyaknya Infrastruktur khususnya jalan dan irigasi seharusnya menjadi kewenangan Pemprov. Namun kurang perhatian sehingga kondisinya sangat memprihatinkan.

Padahal menurut Kaswadi apapun prestasi yang diraih Provinsi itu pasti ada sumbangsih Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng.

Ia juga menyoroti setiap ada program Pemprov yang dilaksanakan di daerahnya, ia selaku Bupati kadang tidak tahu. Karena selama ini tidak ada penyampaian.

Padahal semestinya, harus ada etikanya, menyampaikan pada pihak Pemda, seperti soal izin tambang galian C. Itu kami sama sekali tidak tahu menahu.

“Bagusnya sebelum dikeluarkan izin mestinya berkomunikasi dengan Pemerintah setempa. Kan ada namanya etika. Ini sama sekali tidak ada etikanya, main langsung langsung saja,” tandas Kaswadi Rasak. (Firdaus)

Exit mobile version