Site icon Berita Kota Makassar

Leraning Express Unismuh di Malino Diikuti 11 Negara

 

GOWA, BKM — Sebanyak 11 negara bakal hadir dalam Leraning Express yang akan digelar Unismuh Makassar di Kota Wisata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa pada Rabu (14/3/2018) lusa.

11 negara itu antara lain berasal dari Singapore Polhytechnic 30 orang Politeknik Negeri Ujung Pandang yang didalamnya tergabung 10 negara Asean dan Korea Selatan. Jadi total peserta yang akan hadir di Malino sebanyak 110 orang.

Terkait rencana kegiatan itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unismuh Makassar, Erwin Akib mengatakan program ini adalah kerjasama Unismuh dengan Singapore Politeknik dan Politeknik Negeri Ujung Pandang.

“Kita ada program Learning Express dengan menghadirkan inovasi sosial yang bersifat pengabdian pada masyarakat, dan setelah kita lihat, kota Malino ini yang sangat cocok dengan program kami ini, ” kata Erwin Akib disela kehadirannya di Pemkab Gowa dalam rangkaian beraudiens, Kamis pekan kemarin kepada Bupati Gowa, terkait rencana kegiatan tersebut.

Aladan memilih Malino, kata Erwin Akib, karena saat ini kota wisata ini telah menjadi destinasi wisata yang cocok untuk program itu.

“Malino ini memiliki potensi wisata yang sangat baik, bukan hanya kondisi alamnya tapi juga potensi pertanian dan perkebunannya. Apalagi nantinya kita melibatkan diri langsung dengan masyarakat Malino khususnya kelompok tani setempat,” kata Edwin Akib.

Terkait rencana Learning Express itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi dipilihnya Malino sebagai fokus kegiatan tersebut.

Dikatakan Adnan, program Learning Express ini tentu saja makin mendekatkan diri orang-orang dari negara Asean tersebut. “Dampaknya pastilah Malino Gowa akan lebih dikenal di kancah internasional. Ini sangat baik bagi kita terutama untuk mengeksplore Malino ini,” sambut Adnan.

Adnan juga mengusulkan agar pihak Unismuh Makassar nantinya bisa memilih salah satu desa di Malino untuk dijadikan desa binaan yang mensasar kelompok tani.

“Tahun ini mungkin bisa observasi dulu, kalau memungkinkan bisa memilih Malino sebagai desa binaan yang nantinya bisa dijalankan tahun depan, agar bisa mengedukasi bagaimana memiliki hasil panen yang berkualitas, ” harap bupati. (saribulan)

Exit mobile version