GOWA, BKM — Hutan di tengah kota? Itulah yang kini dirintis Pemkab Gowa. Jumat sore (9/3) sekitar pukul 16.00 Wita, rencana merevitalisasi lapangan Syekh Yusuf Discovery Sungguminasa mulai dilakukan Pemkab Gowa. Ini ditandai dengan penanaman perdana pohon di atas lahan rencana kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Seluas 25.000 meter persegi atau 2,5 hektare, lahan Lapangan Syekh Yusuf Discovery akan diubah menjadi hutan hijau. ”Saya bersyukur karena Gowa akan memiliki ruang terbuka hijau yang luas. Dan itu belum tentu dimiliki daerah lain. Saya berharap ruang terbuka hijau ini menjadi space untuk masyarakat Gowa beraktivitas dan bersilaturahmi,” kata Adnan sesaat setelah menanam pohon bersama Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni sebagai tanda dimulainya revitalisasi lapangan Syekh Yusuf Discovery tersebut.
Dikatakan Adnan, RTH ini dalam master plannya akan dibanguni sarana umum seperti fasilitas olahraga futsal, sepak takraw, lapangan basket, bola voli, dan lapangan tenis. Selain itu, akan dibuatkan juga space untuk lapangan upacara dan play group untuk anak-anak.
”Kawasan RTH kita ini nantinya akan menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sehingga menjadi salah satu alternatif weekend bagi masyarakat. Lahan parkir juga ada serta pusat jajanan kulinernya pun ada. Khusus kuliner ini akan diisi para PKL makanan. Kita sudah mulai data PKL tersebut dan tidak akan ada lagi PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Masjid Raya. Semuanya akan masuk menjual di space pusat jajanan kuliner yang disiapkan di RTH nanti,” kata bupati.
Tugu Patonro yang selama ini berdiri di tengah lapangan, akan dibongkar dan dibangun lebih bagus setinggi tiga lantai. ”Lantai dasar untuk kantor pengelola UPTD RTH, lantai dua untuk museum dan lantai tiga untuk Radio Rewako FM. RTH ini juga akan dilengkapi pos pengamanan yang dikelola langsung UPTD. Dengan adanya pengelola maka tidak akan ada lagi tangan-tangan jahil yang bisa piloks-piloks tembok dan rusak toilet. Jika ada yang berbuat itu maka tangkap dan penjarakan. Kenapa? Kawasan RTH ini harus dijaga. Sebab ini uang rakyat yang dipakai. Dan kalau masih kita butuhkan perluasan, maka kita akan tambah pada anggaran perubahan nanti,” tandas Adnan.
Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Gowa, Mundoap mengatakan, lapangan Syekh Yusuf Discovery ini akan dijadikan hutan kota yang sarat fungsi. Sasarannya adalah memberikan space publik yang baik bagi masyarakat.
”Revitalisasi lapangan ini dikerjakan CV Maleno dengan total anggaran kurang lebih Rp14.100.320.000. Anggaran ini bersumber dari APBD Gowa kurang lebih Rp11 miliar melalui program Bidang Keciptakaryaan Dinas PU dan bantuan provinsi 4 miliar rupiah. Pekerjaan akan berlangsung selama enam bulan mulai Maret depan hingga September 2018 mendatang,” jelas Mundoap. (sar/mir)