PANGKEP, BKM — Pengembangan kualitas ketenagakerjaan menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep. Bukan hanya membangun Balai Latihan Kerja (BLK), anggaran juga dialokasikan untuk pelatihan bagi calon Tenaga Kerja (TK). Hal ini dikemukakan Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, di sela-sela pembukaan job fair di halaman rumah jabatan (Rujab) bupati, Sabtu (10/3).
Pemkab Pangkep sangat peduli dengan pengembangan sektor ketenagakerjaan. Angka pengangguran terbuka daerah ini yang masih berjumlah 6 persen, dinilai Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, masih terbilang tinggi.
”Kita tidak pernah diam dengan hal ini. Selain sudah memiliki BLK, anggaran juga digelontorkan untuk pelatihan tenaga kerja. Awalnya memang cuma Rp50 juta yang dianggarkan untuk membiayai segala bentuk pelatihan keterampilan di BLK. Kemudian kita naikkan lagi menjadi Rp500 juta. Dan sekarang dana untuk itu sudah mencapai angka Rp1 miliar,” kata Syamsuddin.
Bupati Pangkep dua periode ini mengajak masyarakat Pangkep untuk tidak gengsi dan malas dalam bekerja. ”Meski begitu, para pencari kerja harus mencari sendiri pekerjaan dengan cara mengetahui apa potensi dirinya dan sektor pekerjaan apa yang cocok dan sesuai dengan keterampilan yang dimiliki,” pungkasnya. (udi/mir/c)
Pemkab Pangkep Alokasi Rp1 M Untuk Pelatihan TK
