SOPPENG, BKM — Wakil Bupati Soppeng Supriansa merasa berang, karena dibohongi Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Fandi Kurniawan.
Wabup memanggil Kasilog Bulog Soppeng untuk memberikan klarifikasi soal perbedaan harga beras yang ditetapkan dolog Soppeng dengan harga dolog dareah tetangga, Sidrap.
Hanya saja Kasilog tak memenuhi panggilan Wabup, dengan alasan berada di Kota Makassar. Namun belakangan diketahui dia tak di Makassar, melainkan berada di kantornya.
Wabup Supriansa memanggil Dolog Soppeng sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat petani Soppeng terkait program Nasional Sergab, dimana terjadi perbedaan harga beras dolog.
Menurut Supriansa, perbedaan harga beras dolog sangat signifikan, dolog Soppeng menetapkan harga Rp8.760 sementara Dolog Sidrap Rp9.200, sehingga dengan harga yang ditetapkan ini tentu berpengaruh dengan harga gabah petani.
“Kansilog itu bohong, dia bilang berada di Makassar, ternyata dia ada di kantornya. Prilaku seperti ini tidak bisa dibiarkan, Wakil Bupati saja dibohongi, apalagi masyarakat,” kata Supriansa.
“Saya minta kepada Bulog Provinsi agar mengevaluasi staf seperti ini. Pembohong,” cetusnya. (firdaus)
