Site icon Berita Kota Makassar

Musrenbang RKPD 2019 Masih di Infrastruktur

MAKASSAR, BKM– Pembangunan infrastruktur meliputi perbaikan jalan dan penataan kota masih menjadi fokus program Pemerintah Kota Makassar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019. Hal ini diketahui dalam rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Selasa (13/3).
Usulan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah kota khususnya pada infrastruktur sesuai dari hasil musyawarah tingkat bawah yakni RT dan RW, kemudian di data kelurahan dan melanjutkan di tingkat kecamatan. Dari hasil musyawarah tingkat kecamatan, usulan pembangunan terbesar pada infrastruktur dan aspek kehidupan manusia.
“Masyarakat dari tahun ke tahun semakin paham kalau pembangunan kota bukan hanya di infrastruktur seperti jalan saja. Pembangunan non infrastruktur yaitu, kesehatan, ekonomi dan pendidikan juga masuk sebagai pembangunan. Percuma jika infrastrukturnya bagus dan baik kalau manusianya tidak cerdas pastilah tidak baik dan kami tidak mengharapkan hal itu,” terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Hajidah Iriani Ridwan.
Mengingat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar akan berakhir 2019, pembangunan di Kota Makassar dipastikan berubah dengan lebih berimbang lagi antara di pembanguan infrastruktur dan pembangunan non infrastruktur.
“Di musrenbang inilah kita melakukan penajaman usulan program yang masuk. Ada ribuan usulan yang masuk dari masing-masing wilayah dan akan ditajamkan di hari ke dua musrenbang bersama SKPD teknisnya karena itu menjadi tanggung jawabnya dalam melaksanakannya,” tambahnya.
Ia berharap program-program pemerintah kota yang belum sempurna dan berlanjut di tahun anggaran baru, agar dapat rampung di tahun 2019 nantinya. Di mana semua program yang dihadirkan pemerintah kota lebih pada kepentingan masyarakat khususnya mengentaskan masalah kemiskinan dan kesejahteraan masyarakatnya.
“Ada juga pengembangan destinasi wisata di Makassar yang diharapkan bisa mendunia. Salah satu dengan cara merevitalisasi Pulau Lakkang. Untuk program lanjutan tetap akan dilaksanakan seperti jalan bintang lima, Aprong, dan beberapa program lainnya,” tutupnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengatakan, kegiatan musrenbang dalam RKPD begitu sangat penting dilaksanakan. Yang di mana menjadi bahan dan acuan dalam penyusunan RKPD dan APBD.
“Musrenbang RKPD tahun 2019 sifatnya penyelesaian program-program kegiatan yang realisasinya bisa jadi tidak berjalan seratus persen. Misi kita adalah dengan merekonstruksi nasib rakyat, mereformasi birokrasi pemerintah kota dan merestorasi tata ruang dan lingkungan. Inilah yang kita nilai juga,” ucapnya. (arf)

Exit mobile version