BARRU, BKM — Sabtu malam (17/3) pukul 20.30 Wita di jalan poros Makassar-Parepare. Tepatnya di Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.
Sebuah mobil ambulans DD 7442 AB melaju dari arah Makassar. Di atasnya terdapat jenazah yang hendak dibawa ke Tana Toraja.
Tiba-tiba saja kendaraan roda empat berwarna silver tersebut berbelok ke jalur kanan. Penyebabnya, karena ada perbaikan jalan di depannya.
Sopir pun tak bisa mengendalikan mobilnya, hingga akhirnya menabrak ujung median jalan. Seketika itu juga ambulans bertabrakan dengan sebuah bus bernomor polisi DP 7778 CB yang datang dari arah berlawanan. Keduanya mengalami kerusakan parah di bagian depan
Akibat kecelakaan, tiga orang korban luka. Masing-masing sopir ambulans bernama Sesar (19), bersama seorang rekannya Sakke(42) menderita luka parah di bagian kepala. Sedangkan sopir bus Bogar (41) mengalami luka ringan. Ketiga korban luka parah itu dilarikan ke RSUD Parepare.
Sementara jenazah yang diangkut ambulance, sempat telantar beberapa jam. Evakuasi baru bisa dilakukan setelah mobil ambulans bantuan tiba di lokasi kecelakaan.
Warga di lokasi kejadian menduga, sopir ambulans dalam kondisi mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya.
Lakalantas ini sempat memacetkan jalan poros Barru-Parepare selama beberapa jam. Selain karena di sekitar tempat kejadian ada perbaikan jalan dan satu arah tertutup, juga di sisi kanan jalur arah dari Parepare ikut terhalang karena peristiwa tabrakan.
Kanit Laka Satlantas Polres Barru Ipda Nasaruddin, membenarkan adanya mobil pengangkut jenazah yang mengalami kecelakaan lalulintas di Kupa.
“Petugas kami masih bertugas sampai pagi (kemarin) di sekitar TKP. Ada tiga orang yang mengalami luka ringan dalam kejadian itu,” ujar Ipda Nasaruddin. (udi/rus/b)
Ambulans Angkut Jenazah Kecelakaan, Tiga Luka
