MAKASSAR, BKM — Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Je’neberang (BBWSPJ) bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air, Tata Ruang dan Cipta Karya menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Tata Ruang, dan Cipta Karya, Andi Dharmawan Bintang menjelaskan, tahun ini, peringatan Hari Air Sedunia akan dipusatkan di Mawang, Kabupaten Gowa.
Sebenarnya, kata lelaki yang akrab disapa Andi Wawan itu, menjadi pelaksana kegiatan secara keseluruhan adalah BBWSPJ. Namun tentu saja pihaknya tidak mau ketinggalan untuk terlibat.
“Terutama untuk agenda bersih-bersih kanalnya, ” kata Wawan.
Tema Hari Air Sedunia tahun ini adalah Lestarikan Alam untuk Air.
Menurut Ketua Panitia Kegiatan Hari Air tahun ini, Muh Firdaus, sebelum puncak acara digelar, beberapa kegiatan sudah dilaksanakan. Salah satunya adalah pembersihan kanal atau saluran drainase yang berada di kawasan Hertasning, pada Minggu (18/3).
Selain itu, ada acara bersih-bersih Danau Mawang dan penanaman pohon yang akan digelar 22 April mendatang. Kegiatan tersebut diselenggarakan kerjasama BBWSPJ, Pemprov Sulsel, Pemkab Gowa, aparat TNI dari Rindam, mahasiswa Unhas dan Unismuh, Komunitas Peduli Sungai, dan masyarakat sekitar.
Selain itu, juga digelar
workshop pada 5 Aprilendatang di Hotel Maleo dan lomba foto yang diikuti peserta SMU dan mahasiswa.
“Ada juga agenda susur sungai, ” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya juga menghadiri hari sampah di Anjungan Pantai Losari Makassar bertepatan di HPSN 2018, kemarin.
Menurut Siti Nurbaya, ada banyak program dan agenda dihadirkan pemerintah kota dalam mengelola sampahnya seperti dengan membentuk bank sampah mulai di sekolah sampai di dalam lorong-lorong hingga ini terkenal secara internasional.
Adapun sampah plastik yang berserakan di lautan 80 persen berasal dari daratan, dan selebihnya dari lautan yang muncul dari berbagai tempat. Namum dengan hadirnya sejumlah komunitas peduli sampah di Indonesia, penilaian negatif sudah hilang.
“Hadirnya program terkait stimulan Lihat sampah ambil yang di mulai dari anak SD manfaatnya itu sangat baik, apalagi dengan adanya bank sampah dan beberapa titik tempat pembuangan sampah yang bisa ditukar dengan berbagai pilihan,” tambahnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Makassar, Syamsu Rizal mengatakan momentum HPSN memberikan kesadaran ke masyarakat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya. Adanya rasa cinta berarti memiliki tanggung jawab untuk tidak lagi mengotoru bumi
“Sesuai dengan tema yaitu membangun kesadaran kalau kita merasa mencintai bumi maka wujud mencintai bumi memastikan bumi tidak dikotori lagi dengan sampah,” terangnya.(arf-rhm)
Bersih Kanal Awali Peringatan Hari Air Sedunia
