MAKALE BKM — Komisi I DPRD Tator menyoroti pembangunan tiga Rest House (rumah peristrahatan) bertaraf intrnasional pada tahun 2017 lalu. Proyek tersebut dibangun dengan anggaran daru APBD senilai Rp 1 milyar. Anggota Komisi I DPRD Tana Toraja Stepanus Maluangan mengatakan saat gabungan Kunker di Burake pekan lalu, kondisi bangunan dan fasilitas Rest House dinilai terlalu mahal.
Estimasi harga normal satu unit rumah sesuai hitungan kontraktor hanya Rp 200 juta. Karena dinilai terlalu mahal sehingga dewan menduga terlah terjadi mark up anggaran.
Olehnya itu, komisi I yang membidangi pariwisata segera menjadwalkan hearing dengan Dinas Pariwisata terkait rumah tersebut. (gus/C).
Dewan Sorot Rest House Burake
