GOWA, BKM — Bank Sulsel Cabang Gowa mulai melakukan antisipasi hilangnya uang nasabah dengan turut melakukan skimming.
Upaya skimming terhadap kartu Automated Teller Machine (ATM) ini oleh pihak Bank Sulsel dilakukan dengan menggandeng Polres Gowa.
Rabu (21/3/2018) siang, pihak Bank Sulsel Cabang Gowa melakukan teknik skimming itu di beberapa swalayan yang menyediakan ATM termasuk ATM-ATM yang berada di poros jalan atau di area tertentu.
Upaya antisipasi secara skimming ini didasari maraknya pembobolan uang nasabah bank.
Modus kejahatan berkelompok ini menjadi teror tersendiri bagi nasabah disebabkan tiba-tiba uang mereka dalam bank terkuras melalui ATM gandaan sindikat tersebut.
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat dikonfirmasi terkait program antisipasi pihak Bank Sulsel ini mengatakan, modus kejahatan kelompok penguras uang nasabah ini adalah dengan cara membeli kartu ATM yang sudah digandakan oleh kelompok hacker.
Kapolres Shinto pun mengapresiasi upaya pihak Bank Sulsel tersebut dengan melakukan pengawalan terhadap petugas Bank BPD Sulsel saat melakukan pengecekan berkala di lima lokasi ATM milik Bank Susel yang berada di Kabupaten Gowa.
Lima lokasi ATM tersebut, yaitu di kantor Bupati Gowa, Indomart Pallangga dan Indomart Jl Andi Tonro serta dua ATM di kantor Bank Sulsel Gowa di Jl Hos Cokroaminoto.
“Kehadiran anggota kami mendampingi petugas Bank Sulsel merupakan upaya preventif Polres Gowa agar kasus Skimming tidak terjadi di Gowa. Kami juga apresiasi pihak Bank Sulsel yang melakukan tindakan antisilatif ini sebelum terjadi pengurasan dana nasabahnya,” kata Shinto.
Pengawalan personil Polres Gowa atas pemeriksaan berkala ATM milik Bank Sulsel inipun diapresiasi pimpinan Bank Sulsel Gowa, A Rini Takaryani.
“Saya berterima kasih kepada pak Kapolres karena langsung merespon positif kegiatan yang kami lakukan ini,” kata Rini. (saribulan)
