Site icon Berita Kota Makassar

Pengelolaan Kawasan Hutan di Polman dan Mamuju Dikerjasamakan

MAMUJU, BKM — Dua perusahaan di Sulbar akan mengelola kawasan hutan yang ada di daerah tersebut. Kawasan hutan yang dikerjasamakan, yakni hutan produksi dan hutan lindung pada kawasan hutan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Juga, kawasan hutan KPH Karama di Kabupaten Mamuju. Kawasan hutan yang dikerjasamakan ini untuk pemanfaatan hutan tanaman herbal dan tanaman buah-buahan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulbar, Ir Fahruddin di sela penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerjasama. Penandatanganan MoU yang berlangsung dilantai III kantor gubernur Sulbar, Senin (19/3), masing-masing dilakukan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar didampingi Kadis Kehutanan Sulbar, Fahruddin bersama Ketua Sulbar Agro Malaqbi, Syamsuddin, dan Ketua Koperasi Serba Usaha Guna Mandiri, Naharuddin.
Fahruddin menjelaskan, lahan hutan yang dikerjasamakan di KPH Karama seluas 2.000 hektare. Sedangkan untuk kawasan hutan di Mapilli seluas 1.992 hektare. ”Kami berharap, dengan adanya kerjasama ini akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan meningkatkan kontribusi daerah,” kata Fahruddin.
Sementara itu, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, mengatakan, setelah penadatanganan MoU ini, maka kawasan hutan itu dapat dikelola dan dijaga secara baik. ”Kalau baiknya dibuka dulu lalu ditutupi atau ditanami. Tapi hendaknya tetap mengedepankan menjaga pada ekosistem,” kata gubernur.
Kalau kawasan hutan ini dikelola secara baik, maka nantinya kalau ditata secara baik akan membuka pada industri yang lalu. Untuk itu, kawasan hutan ini agar dikelola secara baik. ”Kalau hari ini kita berinvestasi, maka itu tidak akan langsung dirasakan. Tapi akan membutuhkan waktu yang panjang. Untuk itu, dinas terkait yakni dinas pertanian, perkebunan dan peternakan untuk segera mengambil langkah cepat dalam mempersiapkannya,” harap gubernur. (ala/mir/c)

Exit mobile version