BONE, BKM–Calon gubernur nomor urut 2 Agus Arifin Nu’mang menyisir sedikitnya lima titik di kabupaten Bone, Rabu (21/3). Agus yang datang dikampung calon gubernur Nurdin Halid ini didampingi Andry Arief Bulu, legislator Partai Gerindra Sulsel Andi Mangunsidri serta sejumlah politisi dari partai pengusung.
Menurut Agus, potensi yang dimiliki Kabupaten Bone sangat layak menjadi pusat ekonomi baru di Sulsel. Hanya saja, untuk menjadikan Bone sebagaimana diharapkan, memang butuh kebijakan dan keberpihakan.
Salah satunya, mendorong Bone maju seperti Makassar. Dengan demikian, tumpuan ekonomi tidak bertumpuk di Makassar sebagai ibu kota provinsi.
“Ke depan, kalau masyarakat Bone memberi amanah dan kepercayaan daerah ini akan saya jadikan pusat ekonomi baru di Sulawesi Selatan,”tegas mantan wakil gubernur Sulsel dua periode ini saat sosialisasi di Kecamatan Ulaweng.
Bahkan, Bone dari sisi potensi, baik alam maupun sumber daya manusianya bisa lebih maju dari Makassar. Tapi memang butuh pembangunan infrastruktur yang memadai.
“Konsep saya dengan pengembangan kawasan Labuba Malabo akan menjadikan Bone sebagai titik tumbuh utama. Infrastruktur akan kita bangun untuk konektivitas antar wilayah,”pinta pasangan Ahmad Tanribali Lamo ini.
Selain pembukaan jalan provinsi baru, kata Agus, Pelabuhan Bajoe juga akan lebih dikembangkan sehingga memiliki fungsi vital dalam kemajuan ekonomi. “Pelabuhan Bajoe akan menjadi pintu ekspor bagi seluruh hasil Bumi di Sulsel,”harap mantan Ketua DPRD Sulsel ini
Sementara itu, Calon Gubernur nomor urut satu, Nurdin Halid juga kembali melanjutkan agenda politiknya di Kabupaten Barru, Rabu (21/3).
Kunjungan perdananya diisi dengan melakukan blusukan ke Pasar Pekkae, Kecamatan Tanete Rilau. Ketua Dewan Koperasi Indonesia ini disambut pedagang dan pengunjung pasar.
Pedagang pun begitu antusias saat lapaknya dikunjungi NH. Bahkan, salah satu pedagang, Haji Jamaluddin menghadiahkan ayam jago. Begitu bersyukurnya atas kunjungan NH, ia menolak jika dagangannya harus dibeli. “Saya senang atas kedatangannya. Tidak saya ambil uangnya, karena saya senang dan bersyukur bapak datang ke sini,” tuturnya.
Warga Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja ini membeberkan, hadiah ayam jago disimbolkan sebagai wujud perjuangan. Diharapkan, NH mampu meneruskan perjuangan sang ayam jantan dari timur, Sultan Hasanuddin.
Kedatangan NH juga disambut kader Partai Golkar. Pincam Golkar Tanete Rilau H Salama HL bahkan menargetkan kemenangan untuk NH-Aziz sebesar 70 Persen.
H. Salama HL optimistis mampu memenangkan pasangan calon NH-Aziz karena Golkar selalu mendulang kesuksesan di Kecamatan Tanete Rilau pada setiap kontestasi politik.
Tak hanya itu, mantan Bupati Barru, H. Andi Muhammad Rum juga menyatakan program yang dijanjikan NH-Aziz sangat diterima masyarakat. Ia mengatakan masyarakat Sulsel saat ini sudah cerdas dalam menentukan pilihan.
“Saya kira begini, masyarakat sekarang sudah semakin pintar dan cerdas. Jadi dia melihat program atau apa yang ditawarkan, disamping melihat siapa calonnya itu,” ucap Rum usai menjamu NH di kediamannya, di Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau. (udi/rif/d)
