MAKASSAR, BKM — Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel selaku penanggung jawab Stadion Barombong mulai melelang perampungan atap stadion. Ada 60 segmen yang akan dikerjakan tahun 2018 ini.
Berdasarkan data lelang yang ada di web resmi lpse.sulselprov.go.id nilai pagu anggaran yang disiapkan untuk pengerjaan fisik ini senilai Rp62,8 miliar. Sejak penawaran dibuka 19 Maret lalu susah ada dua perusahaan yang mendaftar.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Muhlis Mallajareng mengatakan secara total anggaran tahun ini Rp64,5 miliar. Selain penyelesaian atap, anggaran ini juga diperuntukkan untuk pengawasan dan manajemen pengelolaan.
“Kita berharap proses lelang cepat selesai, sehingga pengerjaan fisiknya juga bisa dikerjakan. Untuk anggaran tahun lalu, saat ini sudah mencapai 100 persen,” kata Muhlis, Rabu (21/3).
Ia menyebutkan untuk Tribun Utara-Selatan progresnya sudah 100 persen dan Tribun Barat juga sudah mencapai 100 persen. Pihak kontraktor juga telah melakukan pembersihan bekas pengerjaan.
Selain pengerjaan tribun, tahun ini Pemprov Sulsel masih menunggu kepastian anggaran sebesar Rp9 miliar dari APBN. Anggaran ini akan digunakan untuk membenahi lapangan.
Pihaknya berencana melakukan soft launching untuk pemanfaatan Stadion Barombong. Acara berupa syukuran atas selesainya 88 segmen pengerjaan stadion berkapasitas sekitar 45 ribu penonton ini.
“Memang belum diresmikan, jadi ini hanya soft launching. Karena untuk peresmian stadion Barombong memang tidak ada, gedungnya masih tahap pekerjaan. Jadwalnya masih menunggu kepastian Pak Gubernur,” jelasnya.
Kadis Pemuda dan Olahraga Sulsel Sri Endang Sukarsi menambahkan soft launcing ini sebagai bukti nyata bahwa pengerjaan ini terus di pantau oleh pemerintah.
“Prinsipnya, setiap pengerjaan yang di pantau secara serius pastinya akan membuahkan hasil yang sempurna,” ujar Sri, Senin (19/3)
Menurutnya, soft launcing stadion sedianya digelar pada 22 Maret, tapi karena Gubernur Sulsel sedang memiliki banyak agenda sehingga di undur ke awal April. Masa jabatan Syahrul berakhir pada 8 April 2018.
Sesuai dengan akumulai perencanaan RPJMD 2013-2018 dengan Pembangunan Stadion Barombong sebesar Rp 330 diluar dan realisasi sampai saat ini sebesar 266,5 milyar atau 80,68 persen.
Namun tahun 2016 ada perubahan perencanaan dengan fokus diarahkan berstandar Internasional sehingga masih butuh dana secara optimal berkisar Rp 225 miliar. (rhm)
Atap Stadion Barombong Mulai Dilelang
