MAKASSAR, BKM–Pemerintah Provinsi Sulsel ternyata mulai memproses nama-nama yang akan menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar pengganti Baso Amiruddin.
Sejumlah nama sudah dikabarkan menguat termasuk Kadis Perdagangan, Muh Yasir, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Andi Bukti Djufrie serta mantan Asisten I Pemkot Makassar, Sittiara Kinang. Nama-nama tersebut santer dibicarakan oleh kalangan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
Setelah Pemkot Makassar mengajukan nama ke gubernur, nama-nama calon Plt Sekkot Makassar mulai di proses.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo membenarkan hal itu.
Menurut mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel itu, usulan nama sudah diserahkan ke Pemprov Sulsel, namun belum diterima sepenuhnya oleh gubernur.
Menurut Ashari, usulan nama tersebut akan diserahkan secepatnya setelah gubernur pulang dari Manado.
“Kami akan serahkan usulan itu setelah Bapak Gubernur kembali ke Makassar dari Manado, ” ungkap Ashari.
Disinggung seputar usulan nama yang diserahkan Pemkot Makassar untuk Plt Sekkot Makassar, Ashari enggan memberi penjelasan. “Saya tidak punya kewenangan untuk menjelaskan,” paparnya.
Namun berdasarkan informasi yang di peroleh BKM, nama yang diusulkan Pemkot Makassar untuk mengisi jabatan Plt Sekkot adalah salah satu kepala dinas yang cukup senior dan berpengalaman di lingkup Pemkot Makassar.
Sehari sebelumnya, Pelaksana Tugas Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal di kantor Balai Kota Makassar, membenarkan jika pemkot telah mengirim nama-nama calon plt sekkot.
Ditanya soal nama dan figur yang nantinya mengisi jabatan Plt Sekkot Makassar, Ical sapaan akrab wali kota tidak ingin menjelaskan itu. Termasuk membahas persiapan lelang jabatan Sekkot Makassar dan pejabat di organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
“Namanya sudah ada di gubernur Sulsel dek, dan sudah berproses mi. Sudah selesai mi itu, ada di gubernur dek,” singkatnya.
Informasi yang diterima, Plt Sekda Kota Makassar, Baso Amiruddin meninggalkan jabatannya sebagai plt di awal April ini dan kembali menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BK-PSDM) Kota Makassar sebelum pensiun di 2019 mendatang.
Secara terpisah, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar Basri Rakhman mengatakan, ada tujuh posisi jabatan eselon II yang masih diisi pelaksana tugas (Plt) dan posisi jabatan lowong. Jabatan tersebut berada di Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar yang diisi Plt Kadisdik Makassar, Mukhtar Tahir, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar dijabat Plt Azis Hasan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar diisi pejabat Plt Takdir Hasan Saleh, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Makassar, dijabat Plt Abd Rasyid, Asisten II Pemkot Makassar Kusaiyyeng dan Staf Ahli Wali Kota Gipping Lantara.
“Sementara pak wali konsultasikan ke pusat termasuk menununggu petunjuk kapan pelaksanaan lelang dibuka untuk menempatkan pejabat definitif ke jabatan yang lowong. Masih menunggu rekomendasi pelaksanaannya. Untuk Sekkot Makassar ini sementara berproses. Masa jabatan pak Baso sebagai Plt Sekda Makassar berakhir 31 Maret ini jadi mencari pejabat penggantinya. Tapi tetap sebelum ada pelantikan, pak Baso masih bekerja biar pemerintahan tidak lumpuh,” kata Basri.
Basri menambahkan, Plt wali kota tidak dapat melakukan mutasi atau pergeseran pejabat. Plt wali kota hanya bisa menempatkan pejabat definitif ke jabatan yang lowong atau masih diisi pejabat plt.
“Tidak bisa pak wali melakukan mutasi karena aturannya sudah jelas. Lelang jabatan yang akan dibuka ini untuk mencari pejabat dan ditempatkan mengisi jabatan yang lowong atau masih diisi oleh plt. Dan rekomendasi inilah yang masih ditunggu,” singkatnya. (arf)