Site icon Berita Kota Makassar

Mamuju Dikepung Banjir

MAMUJU, BKM — Kota Mamuju dikepung banjir. Hampir sebagian besar wilayah di Mamuju, pada Kamis (22/3), digenangi air yang cukup tinggi. Banjir ini disebabkan adanya bencana alam.
Dimana, debit air yang begitu tinggi dikarenakan hujan deras yang mengguyur Kota Mamuju sejak dinihari yang bersamaan dengan pasang air laut. Sehingga menyebabkan volume air di daratan telah sejajar dengan volume air laut.
Kondisi lebih diperparah dengan air sungai yang juga ikut meluap. Hal ini disampaikan Bupati Mamuju, H Habsi Wahid saat melakukan pemantauan beberapa titik banjir terparah. Di antaranya di Kelurahan Karema, Binanga, Rimuku, dan Kelurahan Simboro.
Untuk mengantisipasi dampak bencana banjir tersebut, bupati langsung memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bertindak cepat. Pada Kamis pagi sekitar pukul 10.30 Wita, bupati langsung menggelar rapat mendadak yang di laksanakan di ruang kerjanya.
Rapat ini dihadiri pula Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju, H Suaib. Pada kesempatan tersebut, bupati secara tegas meminta seluruh perangkatnya tidak banyak berteori. Namun langsung melakukan tindakan nyata. Di antaranya dinas sosial harus segera membuat dapur umum dan camp untuk melayani warga yang tertimpa bencana.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) bekerjasama Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan segera melakukan pembersihan untuk mengalirkan air ke sungai dan laut. Sementara para lurah dan camat diperintahkan terus memantau wilayah dan warganya untuk menginventarisasi korban banjir. Dinas kesehatan dan rumah sakit umum juga tidak luput mendapat instruksi untuk memberikan layanan kedaruratan kepada warga yang membutuhkan. (ala/mir/c)

Exit mobile version