Site icon Berita Kota Makassar

Membangun Dari Kampung Cocok Diterapkan di Toraja Barat

PEMERATAAN pembangunan di Tana Toraja antara wilayah Barat dengan kawasan Timur masih terjadi ketimpangan, utamanya infra struktur jalan, pendidikan dan kesehatan.
Fenomena tersebut sudah berlangsung puluhan tahun, bahkan periode bupati sudah silih berganti, perubahan tersebut belum nampak.
Olehnya itu, tokoh pemuda dari kecamatan Rembon, Sony Palulungan mengaku miris melihat kondisi tersebut sehingga berharap siapapun bupati dan gubernur wajib memberikan perhatiam ke Toraja Barat.
Kepada BKM, Sony Palulungan berharap agar empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur harus mengajukan visi dan misi yang strategi demi pembangunan di wilayah tersebut.
Meski demikian, pengusaha muda dari Batam ini menjelaskan, jika visi misi yang diajukan pasangan NH-Aziz yang ingin membangun dari kampung ke kota cocok dengan kondisi wilayah di Toraja Barat lanyaran masih minim infra struktur jalan.
“Pasalnya potensi pariwisata, pertanian dan sumberdaya alam lainnya semua ada di Toraja Barat. Tentu agar dapat memaksimalkan kekayaan alam tersebut, maka infra struktur jalan yang harus menjadi pendukung utama guna percepatan pembangunan,”ujar Sony.
Diakuinya bila banyak faktor yang mempengaruhi sehingga pembangunan diwilayah tersebut masih ketinggalan. Selain anggaran pembangunan Tana Toraja yang masih terbatas khususnya di 8 kecamatan, juga karena kurangnya perhatian pemerintah pusat. “Kita berharap paslon NH-Aziz yang diusung Partai Golkar, Hanura, Nasdem dan PKPI, jika terpilih kelak terpilih, maka janji politiknya wajib diterapkan di Toraja Barat. Saya optimis jika paslon NH-Aziz berkomitmen mengangkat desa menjadi wilayah yang maju,”harap Sony Palulungan (gus/rif/c)

Exit mobile version