Site icon Berita Kota Makassar

Momentum HUT Soppeng Ke-757, Bupati Ajak Masyarakat Bermuhasabah

SOPPENG, BKM — Hari Ini, Jumat 23 Maret 2018 Kabupaten Soppeng, Sulsel genap berusia 757 Tahun. Masyarakat Bumi Latemmamala pun menyambut dengan suka cita.

Pada momentum hari jadi Soppeng ke 757, Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak mengajak semua masyarakat Soppeng untuk bermuhasabah. Merekonstruksi mana hal-hal baik yang perlu kita pertahankan, serta mana yang harus segera diperbaiki.

“Di momentum Hari Jadi Soppeng ke 757, marilah kita melakukan muhasabah, sehingga pada tahun tahun kedepannya kita menjadi lebih baik lagi,” ungkap Kaswadi.

“Untuk itu, mari kita bergandengan tangan dan harmoni yang seirama dan saling menguatkan satu sama lain karena kebersamaan adalah kekuatan kita dan Soppeng adalah KITA,” ajak Bupati Kaswadi Razak.

Dilaporkan bahwa, usaha yang telah kita lakukan bersama dapat tercermin melalui beberapa capaian pembangunan yaitu; Kinerja ekonomi meningkat signifikan dimana pada tahun 2016, pertumbuhan ekonomi mencapai 8,24 persen meningkat pesat dibanding tahun 2015 yang sebesar 5,1 persen.

Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2016 yang cukup tinggi dapat kita tingkatkan lagi pada tahun 2017, dimana pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 diperkirakan sebesar 8,60 persen, dan terus mengalami peningkatan sebesar 0,4 persen dari tahun 2016.

Selama dua tahun kepemimpinan Kaswadi Razak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng meningkat lebih tinggi 3,5 persen dari tahun 2015.

Selain itu laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng pada tahun 2017 lebih tinggi dibanding pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017 yang sebesar 7,46 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,01 persen.

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Soppeng pada tahun 2017 berada di bawah persentase penduduk miskin Sulawesi Selatan yang sebesar 9,38 persen, sedangkan persentase penduduk miskin di Soppeng pada tahun 2017 berada pada posisi 8,29 persen mengalami penurunan sebesar 0,16 persen dari tahun 2016 yaitu 8,45 persen.

Kemudian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di kabupaten Soppeng, tahun 2017 sebesar 2,71 persen mengalami penurunan sebanyak 0,25 persen dibanding tahun 2016 yang sebesar 2,96 persen.

Hal ini menunjukkan TPT Kabupaten Soppeng lebih rendah dibanding TPT Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 5,61 persen.

Kesemua ini tentu berdampak positif bagi pendapatan perkapita masyarakat yang merupakan salah satu tolok ukur peningkatan kesejahteraan.

Menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dimana pendapatan perkapita pada tahun 2016 sebesar 35,07 juta rupiah meningkat dibanding tahun 2015 yang sebesar 30,26 juta rupiah, peningkatan ini akan berkontribusi pada peningkatan daya beli masyarakat.

Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2016 sebesar 65,95 Poin dibanding tahun 2015 yang sebesar 65,33 Poin.

Dalam hal pemerataan pembangunan, angka Gini Ratio pada tahun 2016 sebesar 0,398 persen lebih kecil dibanding Gini Ratio Sulsel yang sebesar 0,42 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa terjadi pemerataan distribusi pendapatan dan kesejahteraan di Kabupaten Soppeng.

Tentunya pencapaian indikator makro pembangunan tersebut merupakan hasil kerja keras kita bersama dalam merumuskan, merencanakan dan menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah kita sepakati bersama. (Daus)

Exit mobile version