MAKASSAR, BKM — Nama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo diusulkan untuk disematkan di Stadion Barombong.
Usulan itu dikemukakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Sri Endang Sukarsih saat menghadiri Media Gathering dan melakukan kunjungan ke Stadion Barombong, Kamis (22/3).
Menurut Sri Endang, nama SYL cukup pantas untuk disematkan di stadion kebanggaan warga Sulsel itu, karena beliau memiliki kontribusi yang sangat besar.
“Nama Pak Gubernur sangat tepat dijadikan nama stadion karena beliau memiliki kontribusi atau andil sangat besar untuk hadirnya stadion tersebut, ” ungkap Sri Endang.
Dia menambahkan, karena komitmennya terhadap keberadaan Stadion Barombong, saat ground breaking orang nomor satu Sulsel itu tetap hadir dan meletakkan batu pertama tandai dimulainya pembangunan. Padahal, saat itu, gubernur sedang ditimpa musibah karena anak kesayangannya, Rinra Sujiwa Syahrul meninggal dunia.
Mantan Kepala Biro Napza dan HIV itu mengatakan, pihaknya sudah melaporkan rencana tersebut ke Gubernur.
“Namun Pak Gub mengatakan pada kami, apakah saya pantas untuk itu? Jangan sampai kita sepihak, ” ungkap Sri Endang mengutip pernyataan gubernur.
Lebih jauh dikatakannya, Stadion Barombong rencananya akan soft launching awal April mendatang. Sedianya 22 Maret kemarin rencana itu akan dilaksanakan namun agenda gubernur cukup padat sehingga diundur. “Soft launching mungkin sekitar tanggal 4 April mendatang, ” ungkap Sri Endang.
Sementara itu, Syahrul saat dikonfirmasi seputar rencana tersebut mengatakan, dirinya tidak punya kapasitas untuk mengomentari usulan tersebut.
“Apa sih artinya Syahrul. Saya tidak pernah berpikir sampai ke sana. Saya serahkan saja ke masyarakat. Yang saya pikir adalah itu harus selesai dan digunakan,” ungkap Syahrul.
Dia melanjutkan, saat ini yang menjadi skala prioritas adalah bagaimana sarana jalan dibangun ke stadion tersebut. Itu harus menjadi prioritas pemerintah.
“Yang harus dipikir besok bagaimana jalannya orang ke sana. Tadinya saya rencanakan ada highway yang memotong di laut dan tembus ke CoI. Itu harus jadi prioritas pemerintah. Sebenarnya banyak yang siap membantu,” jelas Syahrul.
Hingga saat ini, penyelesaian Stadion Barombong terus dipacu. Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel selaku penanggung jawab Stadion Barombong mulai melelang perampungan atap stadion. Ada 60 segmen yang akan dikerjakan tahun 2018 ini.
Berdasarkan data lelang yang ada di web resmi lpse.sulselprov.go.id nilai pagu anggaran yang disiapkan untuk pengerjaan fisik ini senilai Rp62,8 miliar. Sejak penawaran dibuka 19 Maret lalu susah ada dua perusahaan yang mendaftar.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Muhlis Mallajareng mengatakan secara total anggaran tahun ini Rp64,5 miliar. Selain penyelesaian atap, anggaran ini juga diperuntukkan untuk pengawasan dan manajemen pengelolaan.
“Kita berharap proses lelang cepat selesai, sehingga pengerjaan fisiknya juga bisa dikerjakan. Untuk anggaran tahun lalu, saat ini sudah mencapai 100 persen,” kata Muhlis, Rabu (21/3). (rhm)
