MAKASSAR, BKM — Menjelang masa jabatan berakhir, agenda orang nomor satu Sulsel Syahrul Yasin Limpo tetap padat. Pada Jumat (23/3), ia menghadiri peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Soppeng.
Di kabupaten yang terkenal dengan kalongnya itu, Syahrul tidak hanya meresmikan sejumlah proyek. Namun juga jadi momen untuk berpamitan dengan masyarakat Soppeng.
“17 hari ke depan jabatan saya akan berakhir. Terima kasih karena selama ini sudah membantu saya mewujudkan mimpi-mimpi memajukan Sulsel. Semua ada karena kita semua,” kata Syahrul.
Dia memaparkan, kemajuan yang dicapai Sulsel dalam kurun waktu 10 tahun terakhir cukup fantastis. Berdasarkan data dari Lee Kuan Yew Institute, pertumbuhan Sulsel sebesar 500 persen dalam 10 tahun terakhir.
Diharapkan, kemajuan Sulsel tetap terjaga walaupun dirinya tidak lagi menjadi gubernur.
“Saya bangga dengan kemajuan Sulsel. Dalam 17 hari lagi, saya akan menanggalkan jabatan. Doakan agar masih ada jabatan yang lebih baik untuk saya ke depan. Izinkan saya tinggalkan jabatan dengan khusnul khatimah,” imbuhnya.
Usai menghadiri Hari Jadi ke-757 Kabupaten Soppeng, Syahrul bertolak ke Makassar. Dia pun menyempatkan diri singgah memantau proyek elevated road atau tol layang di poros Maros-Camba. Di sana, Syahrul menikmati malam diterangi lampu-lampu jalan layang yang bersumber dari panel surya.
Saat melakukan kunjungan ke Elevated Road Maros-Camba, Kamis (18/3) lalu, Syahrul memang mengutarakan niatnya untuk menikmati keindahan malam di antara bukit karst dari atas jalan layang tersebut. Sekaligus melihat pemanfaatan penerangan jalan yang sumber energinya berasal dari matahari.
Saat ini, pembangunan proyek Elevated Road Segmen 1 (MYM) di KM 48 jalan poros Maros-Bone, Kabupaten Maros, sudah hampir rampung.
Proyek ini dikerjakan secara multiyears mulai tahun 2015 dengan nilai kontrak Rp167.682.102.359. Masa pengerjaan selama 766 hari dan masa pemeliharaan 1.095 hari. Target penanganan sepanjang 1,48 kilometer dan pembangunan elevated road dengan panjang 316 meter.
Syahrul mengatakan, walaupun elevated ini sepenuhnya belum jadi, namun membuktikan keseriusan pemerintah untuk menghadiran infrastruktur yang memudahkan mobilitas masyarakat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) elevated road, Marlin Ramli menjelaskan hingga saat ini, progres pekerjaan elevated road sudah mencapai 77 persen.
“Kami usahakan penyelesaian proyek secepat mungkin, karena kontrak kami akan berakhir di bulan enam, kami usahakan sebelum lebaran. Sementara untuk pembangunan progresnya sudah 77 persen. Jadi elevatednya hampir rampung,” kata Marlin. (rhm/rus)
Pamit di Soppeng, Nikmati Malam di Elevated Road
