MAKASSAR, BKM — Upaya mendapatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) tingkat utama, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar meminta dukungan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dapat memenuhi indikator penilaian dan verifikasi.
Hal tersebut disampaikan Kepala DPPPA Kota Makassar Tenri A Pallo dalam diskusi Membahas Problematika Kota Kita (Mempoki) ri BKM yang berlangsung di ruang rapat redaksi Harian Berita Kota Makassar, lantai III Gedung Graha Pena, Selasa (27/3) pagi.
Dalam diskusi yang diikuti oleh sejumlah pejabat teknis DPPPA Makassar disambut dan diterima langsung oleh Wakil Pimpinan Redaksi BKM, Rustam dan Redaktur Halaman Metropolitan, Warta Shally Hidayat serta tim redaksi BKM.
Dalam pemaparannya, Tenri menjelaskan lebih dulu jika Makassar kini telah berhasil meraih KLA tingkat madya 2017. Dan di tahun 2018 ini kembali menyasar mendapat predikat sebagai KLA tingkat utama dengan memenuhi semua indikator-indikator yang ditetapkan.
Namun untuk memenuhi semua indikator yang telah ada, perlu ada kerjasama dengan SKPD dibidangnya seperti, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar yang membuat sekolah ramah anak mulai dari PAUD hingga SMP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Makassar yang dapat membantu memenuhi hak sipil anak dengan pembuatan akta kelahiran anak baru lahir.
Dan Dinas Sosial (Dinsos) Makassar proaktif membantu mengentaskan masalah-masalah sosial di Makassar khususnya terhadap anak dan perempuan.
“Itulah tujuan saya kemarin datang berkunjung ke Disdik Makassar untuk melakukan diskusi terkait penilaian KLA tingkat utama yang sekarang ini sudah berlangsung dan dilakukan oleh tim independen. Kami mau bagaimana Disdik Makassar mendukung usaha dan terget DPPPA Makassar meraih KLA tingkat utama untuk nama kota Makassar,” katanya. (arif al qadri)
