PANGKEP,BKM– Untuk menghindari salah sasaran penerima beras sejahtera (Rastra) di Pangkep. Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid meminta kepada seluruh Kepala Desa dan Lurah untuk melakukan validasi dan Pemutakhiran data penerima rastra.
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid mengungkapkan hal itu dihadapan peserta sosialisasi pelaksanaan ketentuan pagu Beras Sejahtera (Rastra) dan bantuan Pangan Non Tunai 2018 yang diselenggarakan Bagian Perekonomian Pemkab Pangkep, Kamis (29/3) di Kantor Pemkab Pangkep.
Dikatakan Syamsuddin, saat ini rastra rentan salah sasaran karena data penerima tidak divalidasi setiap waktu, sehingga tidak heran kalau ada data kadaluarsa.
“Makanya Kades dan Lurah sebagai ujung tombak paling bawah harus mengetahui masalah ini, sehingga untuk memperoleh data yang tepat mesti dilakukan Pemutakhiran data penerima rastra . Bukan Kades dan Lurah. Semua bidang pemerintahan juga harus turun melakukan validasi data untuk penerima rastra, ” kata Syamsuddin.
Untuk menghindari kekeliruan data, seperti dijelaskan Kepala Biro Ekonomi Provinsi Sulsel, Since Erna Lemba, saat ini sangat diperlukan validasi data rastra terbaru. Adanya usulan tentang pemasangan stiker ke setiap rumah dari keluarga penerima manfaat untuk rastra,patut diapresiasi sebagai inovasi yang sangat kreatif. Langkah pemasangan stiker juga merupakan suatu cara untuk menghindari salah sasaran dalam mendistribusikan rastra. (udi)
