Site icon Berita Kota Makassar

Demo Kantor Gubernur, Mahasiswa Tuntut Dugaan Korupsi Bertajuk “Fiskal” Diusut

 

MAKASSAR, BKM–Ratusan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Sulsel, Senin (2/4/2018). Aksi demonstrasi ini menuntut Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL), menghentikan dugaan korupsi berjamaah dalam lingkup Pemprov Sulsel dengan dana berjudul “fiskal”.

Menurut mahasiswa, dana “Fiskal” adalah dana inisiatif yang diduga dikumpul oleh SKPD dengan pengumpul dilakukan oleh BPKD Sulsel.

“Setiap tahun BPKD menitip miliaran rupiah anggaran di setiap SKPD. Dan pada akhir tahun (Desember) BPKD diduga menyetor hasil pengumpulan dana tersebut (fiskal) untuk agenda agenda politik dan entertainment oknum pejabat,” beber Deddy Jalarambang, Koordinator Lapangan.

Menurutnya, aparat penegak hukum baik jaksa maupun polisi tak boleh menutup mata. “Harus diusut ini,” singkatnya.

Lebih jauh dia menguraikan, mekanisme kerja dana Fiskal adalah Bappeda bekerja sama dengan BPKD. Bappeda menitip dana berupa kegiatan di APBD setiap tahun, dan BPKD Sulsel yang menagih ke masing masing SKPD.

Dalam aksi tersebut, sejumlah mahasiswa menyebutkan, bahwa kegiatan atau dugaam pungutan berupan dana Fiskal di Pemprov Sulsel ini telah berlangsung lama.

“Ini tidak bisa dibiarkan,” ujar Deddy. Dalam aksi tersebut, mahasiswa dan masyarakat sempat bersitegang dengan aparat satpol PP Pemprov Sulsel. (**)

Exit mobile version