ENREKANG,BKM–Legislator Gerindra Enrekang,Mustain Sumaile mempertanyakan hilangnya penjulan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Masembak Kabupaten Enrekang.
Hal ini dipertanyakan Mustain,saat Komisi II DPRD Enrekang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara pihak SPBU cabang Enrekang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat.
Menurutnya,kekosongan Premium di SPBU setempat sejak Juli 2017 tahun lalu,seolah ada unsur kesengajaan memakasa konsumen kalangan bawah beralih ke Pertalite.Sementara di daerah lain penjualan Permium lancar.
“Setiap saya ke sana (SPBU) stempat,selalu kosong.Ini sudaH ada unsur kesengajaan untuk menjual Premium untuk mengkebiri masyarakat kalangan babah,”tegas Mustain di Gedung DPRD Enrekang, Selasa (3/4).
Pada kesempatan yang sama,pihak SPBU Massembak Enrekang,Rita Fitriany menjelaskan pihaknya tak menjual Premium sejak Juli tahun lalu,karena mereka telah diperintahkan Pertamina menjalankan program untuk menjadi SPBU percontohan penjualan Pertalite sehingga Premium dikosongkan. “Kekosongan Premium selama ini,karena kita (SPBU Enrekang) memang di tunjuk untuk menjadi SPBU percontohan penjualan Pertalite,”jelas Rita istri dari pimpinan SPBU setempat.(suherman karim)
