SIDRAP, BKM — Tim Paslon Fatamawati Rusdi-Abdul Majid (FatMa) dan Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DoaMu) sepakat menurungkan atribut sosialisasi calon.
Hal itu berdasarkan hasil rapat Panwas, KPU, Satpol PP, Kesbangpol dan Tim LO masing-masing Paslon yang berlangsung di Media Centre Panwaslu Sidrap.
“Yah, kita sudah sepakat dengan penyelenggaran Pilkada untuk menurungkan atribut sosialisasi yang masih ada sampai sekarang,” ujar Koordinator Tim Pemenangan FatMa, Andi Hindi Tongkeng, Selasa, (3/4).
Juru Bicara DoaMu, Syamsul Bahri. Ia menyebutkan sudah melakukan rapat bersama para tim pemenangan hingga ke desa dan kelurahan.
“Kami sendiri yang akan menurungkan atribut seperti baliho dan spanduk sosialisasi yang bukan termasuk Alat Peraga Kampanye dari KPU,” jelas Syamsul.
Ketua Panwaslu Sidrap, Muhardin membenarkan adanya penertiban dan penurunan atribut sosialisasi calon yang sudah naik sebelum ada penetapan paslon.
Menurutnya, masih banyak atribut yang terpasang dipinggir-pinggir jalan maupun pekerangan dan didepan rumah warga yang bukan APK dari KPU. “Itulah yang ditertibkan karena merupakan bentuk pelanggaran,” kata Muhardin.
Ia menambahkan, bahwa hanya ada satu posko pemenangan disetiap desa dan kelurahan. Begitu juga tingkat kecematan hanya ada satu posko. (ady/D)