Site icon Berita Kota Makassar

Hanya 1.459 Warga Gowa Memenuhi Syarat

GOWA, BKM — Survei tim pusat pemasangan pipa Sambungan Rumah (SR) gratis untuk program hibah air bersih telah usai dilakukan di wilayah Kabupaten Gowa. Dari survei yang dilakukan selama 10 hari oleh tiga tim survei pusat yang diturunkan, telah menjajal rumah warga berkategori MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) sebanyak 1.575 rumah pendaftar.
Kini, identitas 1.575 pemilik rumah telah dikirim ke Jakarta untuk diseleksi kembali mana yang bersyarat mendapatkan sambungan gratis. Jika melihat target untuk Kabupaten Gowa dialokasikan SR gratis sebanyak 1.500 rumah, maka otomatis masih dibutuhkan 41 rumah. Namun, dari 1.575 pendaftar, sebanyak 116 pendaftar di antaranya dianggap tak layak dan tidak memenuhi syarat MBR tersebut.
Terkait hasil survei itu, Dirut PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, Hasanuddin Kamal didampingi Kasubag Humas PDAM Tirta Jeneberang, Nurdiansyah, mengatakan, hasil survei tim pada 18 kecamatan menghasilkan 1.575 unit rumah potensi penerima.
Namun diakui, karena ini program pusat maka tidak semuanya bisa diakomodir. Bahkan, hanya 1.459 yang dinyatakan bersyarat. ”Dari 1.575 rumah yang disurvei, ada 116 rumah yang tidak layak untuk mengikuti program MBR tersebut. Tidak layaknya karena rumah yang dihuni adalah rumah warisan orangtua. Bahkan, ada warga yang rumahnya itu dibangunkan orangtua. Sehingga itu yang menjadi pertimbangan tim survei untuk tidak meluluskannya menjadi peserta program hibah ini,” kata Nurdiansyah, Rabu siang (4/4).
Meski baru 1.459 rumah yang dinyatakan layak, pihak PDAM Gowa masih akan melakukan survei kembali kepada 41 calon penerima manfaat itu untuk mencukupkan jatah 1.500 rumah MBR.
””Artinya masih ada kesempatan bagi warga kurang mampu di Gowa sebanyak 41 rumah. Tambahan ini akan disurvei kembali untuk mencukupkan 1.500 itu,” jelas Nurdiansyah. (sar/mir)

Exit mobile version