GOWA, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo meresmikan Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti berbentuk kitab suci Alquran itu dilakukan Gubernur Syahrul di pelataran masjid termegah di Sulsel.
Hadir dalam pereamian masjid Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, anggota DPR RI, Amir Uskara, Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate, Forkopimda Gowa dan masyarakat Gowa.
Peresmian yang berlangsung usai salat Jumat pertama di Masjid Agung Syekh Yusuf itu menandai difungsikannya masjid hasil renovasi yang dimulai 15 Juli 2016 untuk aktivitas masyarakat muslim di Sungguminasa dan sekitarnya untuk shalat lima waktu.
Sebelum meresmikan masjid ini, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat Kabupaten Gowa yang telah memberikan sumbangsih besar bagi pembangunan Sulsel selama dua periode dirinya menjabat sebagai gubernur.
Jumat ini kata Syahrul merupakan empat hari terakhir menjabat sebagai gubernur setelah Senin (9/4) nanti jabatannya diserahterimakan kepada pejabat pelaksana tugas gubernur yang baru.
“Orang Gowa itu bagus wilayahnya, bagus agamanya, bagus adatnya dan bagus kekeluargaannya. Saya kagum dengan pembangunan Masjid Agung ini,” kata SYL.
SYL juga berterimakasih kepada Bupati Gowa dan seluruh pihak serta masyarakat atas partisipasi dalam pembangunan masjid ini baik itu secara material maupun secara moril.
Ia percaya bahwa di masjid ini masih ada para wali dan syiar Islam masih selalu ditegakkan.
“Diakhir masa jabatan saya sebagai gubernur saya menitip pembangunan Sulawesi Selatan kepada kita semua dan terkhusus pembangunan yang ada di Gowa,” kata Syahrul di atas mimbar masjid Agung.
Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan pembangunan masjid Agung ini menghabiskan dana sekitar Rp25 miliar dan dibangun selama kurang lebih dua tahun.
“Dukungan dana dari APBD Gowa hanya menggunakan 3 miliar rupiah dan 22 miliar lebihnya merupakan partisipasi dari berbagai pihak baik itu pengusaha-pengusaha dan pihak-pihak swasta lainnya. Awal pembangunan masjid ini, panitia pembangunan bermodal nekat dengan sokongan sumbangan dari Bapak Gubernur sebesar 1 miliar rupiah,” kata Adnan.
“Saya selaku pemerintah daerah mengucapkan terimakasih atas bantuan dari berbagai pihak atas partisipasinya dalam pembangunan masjid ini dan semoga masjid ini sudah bisa kita gunakan secara optimal pada Ramadhan tahun ini,” tandasnya.
Dalam rangkaian peresmian itu, Syahrul juga menyerahkan sertifikat aset masjid dari Yayasan Syekh Yusuf kepada Pemkab Gowa diterima langsung Bupati Gowa dan otomatis aset masjid yang sebelumnya adalah milik yayasan kini menjadi aset Pemkab Gowa. (saribulan)
