Site icon Berita Kota Makassar

Adnan Hadirkan Peace Centre. Terkoneksi Puluhan CCTV

 

GOWA, BKM — Era kekinian telah membuat tatanan kehidupan masyarakat sarat dengan ragam aktivitas. Untuk memudahkan pemantauan dan mengetahui situasi terkini, Pemkab Gowa akan memasang puluhan kamera pengintai atau CCTV (Closed Circuit Television). Sedikitnya baru 28 CCTV yang akan dipasang di 28 titik padat maupun sepi aktivitas.

Hal itu dikatakan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan disela meresmikan press room bagi para wartawan baik media cetak, elektronik dan online, di press room Bagian Humas Kerjasama Setkab Gowa, Jumat (6/4/2018). Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng.

Didampingi Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni serta Sekkab Gowa, Muchlis dan para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, di ruang pers tersebut, Adnan mengatakan akan mengembangkan lagi konsep peace centre yang akan sama dengan konsep war room yang dikembangkan Pemkot Makassar command center yang dikembangkan Pemkot Bandung.

” Peace centre ini kita akan dikoneksikan juga dengan Polres Gowa, sehingga pengawasan dapat berjalan maksimal khususnya terkait tindakan-tindakan kriminalitas,” jelas bupati.

Menurut Adnan, saat ini sudah terpasang 8 CCTV. Tahun ini akan ada lagi tambahan 20 unit yang berasal dari sharing pihak swasta.

“Mereka tengah membangun 20 tower yang sudah dilengkapi CCTV. Sehingga pihak Pemkab Gowa tinggal menyediakan ruang kontrol. Jadi teman-teman bisa melihat langsung situasi terkini. Tidak perlu jauh-jauh. Jika 8 CCTV itu sudah terpasang maka kita sudah punya 28 kamera pengintai. Rencananya kita (Gowa) akan memiliki 60 CCTV nanti,” jelas Adnan.

Sebelum merealisasikan peace centre tersebut, Adnan menyerukan fokus sementara pada press room media. “Ini perlu agar kita sama-sama berbagi pendapat, saran untuk sama-sama memajukan kabupaten Gowa ini,” tandas dan meminta hadirnya press room menjadi wadah sharing Pemkab Gowa dengan media.

Adnan pun berharap insan pers menjadi agen kemajuan daerah. “Program dan giat pembangunan harus terakses turun ke masyarakat, nah inilah manfaat dari press room ini,” jelasnya. (saribulan)

 

Exit mobile version