Site icon Berita Kota Makassar

Australian National University National University ( ANU) Teliti Kemiskinan di Pangkep

 

PANGKEP, BKM– Selama kurang lebih dua bulan ( April – Mei 2018) peneliti asal Australian National University ( ANU) akan meneliti kemiskinan di Kabupaten Pangkep. Peneliti ini akan mengambil 2.800 sampel warga dari 13 Kecamatan. Fokus pendataan dari ANU ada 15 item dengan pola Individual Deprivation Measure ( IDM).

Penelitian ANU yang menggandeng Australian Aid dan Internasional Women’s Development Agency (WDA) dan difasilitasi pihak KOMPAK. Kabupaten Pangkep menjadi sasaran penelitian dari ANU karena merupakan Kabupaten tertinggi angka kemiskinan di Sulsel bersama Kabupaten Jeneponto sebagai daerah tertinggi kedua angka kemiskinannya.

Pihak Bappeda Pangkep mengklaim jika model penelitian ANU berbeda sasaran dengan hasil survei dari BPS. Peneliti Australia ini akan meneliti dengan sistem sampel berdasarkan kemampuan warga secara individual. Berbeda dengan BPS yang menggunakan parameter kemiskinan sesuai ukuran rumah tangga. Sedangkan pihak ANU sendiri menilai pola IDM merupakan alat ukur pertama di dunia yang didasarkan pada pandangan perempuan dan laki-laki miskin terhadap kemiskinan.

Menurut Kabid Sosbud Bappeda Pangkep Abdul Rahman yang dihubungi Kamis lalu, menjelaskan jika pendataan Tim ANU lebih mendalam, misalnya profesi beternak yang digeluti warga, akan ditelusuri secara mendalam oleh peneliti, apakah ini tidak mengganggu. keberadaan warga.

” Pola penelitian yang diterapkan ANU fokus ke individu warga. Berbeda dengan apa yang dilakukan BPS yang memilih sistem pencacahan berdasar kan data rumah tangga. Sampel 2.800 lebih warga dari 13 Kecamatan di Kabupaten Pangkep yang akan diteliti,” kata Rahman.

Tim Peneliti Australia yang terdiri dari 2 peneliti ANU, satu penerjemah dan dua dari Kompak. Sudah melakukan audiens dengan Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana

Wabup menyatakan bahwa stigma miskin warga Pangkep membawa hikmah karena menjadi sasaran penelitian dari pihak Asing. Pemkab Pangkep mengapresiasi kedatangan para peneliti. (udi)

Exit mobile version