Site icon Berita Kota Makassar

Butuh Darah, Bisa Dilacak di Galeri Kependudukan

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel meresmikan Gerai Kependudukan milik Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Disdukcapil Dalduk KB) Provinsi Sulsel, Jumat (6/4).
Galeri Kependudukan itu menjadi pusat data kependudukan di Sulsel. Semua data dasar (data base) pendudukan terangkum di sana. Mulai dari nama, agama, pendidikan, alamat, pekerjaan, hingga golongan darah penduduk bisa didapat di galeri tersebut. Namun, tidak semua orang bisa mengakses untuk mendapatkan data kependudukan. Hanya lembaga atau OPD yang menjalin kerjasama dengan Disdukcapil yang bisa mengakses informasi.
Kepala Disdukcapil Dalduk KB Susel, Sukarniaty Kondolele menjelaskan, upaya untuk menghadirkan Galery Kependudukan merupakan perintah langsung dari Gubernur Syahrul Yasin Limpo sebelum mengakhiri masa jabatannya.
“Galeri ini sebagai penyedia data bagi pengguna atau lembaga ang membutuhkan informasi terkait kependudukan, ” ungkap Sukarniaty.
Selain itu, melalui Galery Kependudukan, bisa dimonitor pelayanan yang dilakukan Disdukcapil seluruh kabupaten/kota.
Saat ini, pihaknya sudah bekerjasama dengan delapan OPD Pemprov yang membutuhkan akses data dari Galeri Kependudukan. Diantaranya, Bapenda, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kominfo, Disnakertrans, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bank Sulselbar, dan Dinas Sosial.
Galery kependudukan ini menyajikan data yang terpusat sebagai salah satu upaya menuju identity number.
“Supaya tidak ada lagi data ganda kependudukan, ” ungkapnya.
Direktur Informasi dan Kependudukan Kementerian Dalam Negeri, Heru Tjahjono menjelaskan banyak manfaat yang diperoleh dengan kehadiran Galeri Kependudukan. Salah satunya, dia mencontohkan, jika Palang Merah Indonesia (PMI) butuh darah misalnya.
“Jadi kalau kita butuh darah, tinggal klik golongan darahnya, bisa diketahui berapa yang memiliki golongan darah sama dengan yang dibutuhkan, ” kata Heru.
Dia melanjutkan, Galeri Kependudukan milik Pemprov Sulsel merupakan yang pertama hadir di Indonesia selain di Kemendagri.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi kehadiran Galeri Kependudukan.
“Melalui Galeri Kependudukan, semua data terkait penduduk bisa diperoleh disana. Mau tahu jumlah professor, tenaga pengajar, jumlah insinyur, semua ada, ” pungkasnya. (rhm)

Exit mobile version