Site icon Berita Kota Makassar

Insentif Ketua RT-RW Sudah Siap Dicairkan

MAKASSAR, BKM– Pembayaran insentif Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT-RW) se-Kota Makassar pada triwulan pertama dipastikan dapat diciarkan bulan ini. Apalagi, anggaran insentif bagi ketua RT-RW sudah berada di masing-masing kecamatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, menjelaskan, seluruh sistem administrasi pencairan dana atau anggaran sudah rampung diselesaikan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Makassar.
Sehingga pencairan insentif bagi ketua RT-RW sampai dengan petugas kebersihan yang melekat di kecamatan sudah dapat dicairkan oleh masing-masing kecamatan.
“Kalau masih ada petugas kebersihan atau Ketua RT-RW yang mengaku belum mendapat insentifnya, siapa nama orangnya, dan dari wilayah kecamatan mana. Semua administrasi sudah diselesaikan dan tinggal masing-masing kecamatannya. Ataukah bisa juga ketika waktu pencairan dan dilakukan tanda tangan, penerima tidak hadir dan melakukan tanda tangan. Ini yang harus diluruskan,” tegas Ical, Minggu (8/4).
Terpisah, Camat Ujung Pandang Andi Unru menegaskan, lambannya pencairan gaji khususnya bagi ketua RT-RW di wilayahnya terhambat pada lambatnya laporan hasil kerja yang masuk dari beberapa kelurahan. Laporan itu tentang penilaian capaian kinerja ketua RT-RW sesuai dengan sembilan indikator.
“Tapi sekarang ini sudah selesai mi semuanya. Laporan penilaian capaian kinerja RT-RW berdasarkan sembilan indikator sudah disetor oleh kelurahan dan LPM. Adapun juga sempat adanya ketua RT-RW belum punya rekening BPD Sulselbar, sekarang sudah punya semua mi. Sudah tidak adami masalah lagi dan sudah siap mi dicairkan,” sebutnya.
Satu atau dua hari ke depan tambah Unru, insentif ketua RT-RW sudah dapat dicairkan melalui rekening masing-masing. Dan insentif yang diterima berdasarkan hasil penilaian kelurahan dan LPM atas capaian kinerja bagi ketua RT-RW.
“Yang nilai kelurahan dan LPM berdasarkan sembilan indikator kerja RT-RW. Satu dua hari insentifnya kita sudah cairkan karena anggarannya sudah ada dan dipegang bendahara. Insentif dikirim ke masing-masing rekeningnya,” tutupnya. (arf)

Exit mobile version