Site icon Berita Kota Makassar

NH kampanye di Toraja, NA Bicara Pupuk di Sidrap

TORAJA UTARA, BKM–Upaya penggalangan dukungan kepada calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) semakin serius. Tak hanya mengandalkan kekuatan infrastruktur partai, langkah pemenangan NH-Aziz juga bergerak dalam bentuk tim relawan.  

Di antara tim pemenangan NH-Aziz ialah relawan Sahabat Burhanuddin Andi (SBA) for NH-Aziz.
Tim loyalis mantan Kapolda Sulselbar ini bergerak getol untuk memenangkan kandidat dukungannya dalam Pilgub Sulsel.

Koordinator SBA for NH-Aziz wilayah Toraja Utara, Rolan menegaskan kerja maksimal dalam memenangkan Pilgub Sulsel hingga ke akar rumput. Ia menggaransi, warga Toraja Utara akan bersatu dalam memilih pasangan nomor urut satu.

“Sahabat Bur Andi di Toraja Utara sudah sangat berjalan, bergerak terus. Atas perintah Jenderal Bur, tidak ada hentinya, mulai dari deklarasi untuk mendukung NH-Aziz di Clarion, kami langsung sampai ke akar rumput,” tegasnya, Minggu (8/4).

Rolan menuturkan, hanya NH-Aziz yang memiliki visi sejalan dengan masyarakat Toraja. Karena itulah, tidak ada alasan lagi untuk tidak memenangkan pasangan nasionalis-religius ini.

“Satu-satunya calon yang betul-betul sejalan dengan idealisme orang Toraja adalah NH-Aziz. Misinya gerakan bangun kampung untuk kesejahteraan rakyat, ini kami sangat sejalan,” jelasnya.

Sementara itu, calon gubernur nomor urut 3 Nurdin Abdullah (NA) melakukan kampamnye doialogis di Kadidi Sidrap, Minggu kemarin. NA yang juga mantan Bupati Bantaeng ini mengaku bila untuk menopang Sulsel sebagai lumbung pangan harus ada pabrik pupuk. “Kita Sulsel lumbung pangan nasional. Tapi pabrik-pupuk di Kalimantan. Di Sulsel harus ada pabrik pupuk. Kita punya industri gas Sengkang untuk bahan baku,” jelas NA.  Kalau ada pabrik pupuk, jelasnya, maka produksi beras Sidrap pasti akan meningkat.
Pernyataan pasangan Andi Sudirman Sulaiman ini disambut dengan teriakan “Hidup Prof. Menang. Menang dari masyarakat itu disampaikan pada.sosialisasi program calon gubernur Sulsel di Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panterjang, Sidrap. “Kita tidak boleh bertumpuk pupuk dari Kalimantan, nah di Wajo itu ada produksi gas, jadi nanti kita akan urus dan buat itu nantinya,” tambahnya. 

Selain itu, dia menyampaikan bila dirinya, siap memimpin Sulsel, dengan modal dekat bersama masyarakat, yang sudah ia lakukan selama memimpin Kabupaten Bantaeng satu dekade itu. “Kalau saya pemimpin itu harus dekat dengan masyarakat,” ungkapnya. (rif)

Exit mobile version